HomeDaerahSulselrabar

100 Tim PKK Sulsel Belajar Digital Marketing ke Frame Indonesia Group

100 Tim PKK Sulsel Belajar Digital Marketing ke Frame Indonesia Group

SULSEL, SUARADEWAN.com  –  Lima tahun terakhir ini terjadi perubahan besar dalam ekonomi dunia karena disrupsi; yakni adanya inovasi baru mengganti yang lama.

Hal ini menyebabkan terjadi pergesaran kebiasaan berbelanja dan cara berjualan, mau tidak mau mengharuskan pelaku UMKM harus menjadi bagian dari perubahan dan beradaptasi lebih cepat.

Merespon fenomena itu, Tim PKK Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memfasilitasi para keluarga dan UKM yang tergabung dalam tim PKK se-Sulawesi Selatan untuk belajar langsung dengan praktisi dan pakar di bidangnya.

sesi foto saat pelatihan dan workshop PKK bersama Kemendagri RI

“Potensi belanja online masyarakat Indonesia sangat tinggi. Karena itu, ini menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan barang dan jasanya melalui internet,” katanya Naoemi Octarina yang juga merupakan istri dari PLT Gubenur Sulawesi Selatan Andi Sudirman, S.T.

Baca Juga:  Mark-Up Sumber Malapetaka Yang Mencoreng Nama Kemendagri

Kegiatan yang beri tema; “Peningkatan Pemasaran dengan Penerapan Teknik Digital,” menghadirkan trainer dan mentor dari Frame Indonesia Group ditunjuk sebagai narasumber pada kegiatan yang berlangsung pada 15-18 Desember 2021 yang diikuti oleh 100 peserta lebih utusan dari berbagai daerah.

Narasumber yang dipilih pun dari Praktisi yang pakar di bidang digital seperti Daeng Faqih sebagai CEO dari Frame Indonesia Group, Muhlis Basri CTO dari Glosoft Digital Infomatika, Khalid Abdul Rahman Founder Kaku Food dan Abd Wahab Hasyim CEO dari Glosoft Digital Infomatika.

Keterangan foto (istimewa) Abd Wahab Hasyim CEO dari Glosoft Digital Infomatika.

“Sebagai bentuk keseriusan terhadap potensi digital sebagai masa depan Indonesia maka kami mengutus Chief Technology Officer dan Chief Executive Officer dari Company Glosoft Digital Infomatika untuk menyampaikan dan praktek teknis mendigitalisasi produk pelaku usaha,” Papar Abd Wahab Hasyim sebagai CEO Glosoft Digital Infomatika.

Baca Juga:  Mendagri Tito Karnavian Usul Anggaran Persiapan Pemilu 2024 sebanyak Rp1,9 Triliun

“Saat ini kita sudah melewati dan berada dalam 3 disrupsi : digital, millenial dan pandemic, jadi siapa yang cepat beradaptasi dialah pemenangnya,” beber Faqih Faturrachman sebagai narasumber yang juga founder Frame Indonesia Group ini.

Acara ini membawa kesan yang mendalam bagi peserta karena bukan hanya belajar tentang mindset tapi penerapannya langsung, diantaranya cara foto produk, teknik endorse dan mencari KOL, covert selling, optimasi google my business dan trik berjualan di Marketplace.

“Kegiatan ini secara pribadi puas sekali.,beda dengan kegiatan-kegiatan sebelumnya. Segar rasanya dapat siraman ilmu yang memang bermanfaat.

“Saya pernah ikut kelas optimasi dan belajar Covert Selling tipis- tipis. Tapi banyak hal baru yang diberikan tadi. Lebih detail dan lebih bisa mengerti lebih jauh.” beber Sri Wahyuningsih utusan PKK Gowa yang punya usaha craft.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0