HomePolitikNasional

33 Nama Calon Dubes Baru Diterima DPR, Ada Nama Fadjroel Hingga Ketua Umum Kadin

33 Nama Calon Dubes Baru Diterima DPR, Ada Nama Fadjroel Hingga Ketua Umum Kadin

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Istana mengajukan calon duta besar LBBP RI untuk negara sahabat dan organisasi internasional. Ada 33 nama calon duta besar baru. Di antaranya ada nama Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman hingga Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani.

Selain itu ada pula nama bekas anggota timses Jokowi pada Pilpres 2019, seperti Zuhairi Misrawi dan Lena Maryana Mukti.

DPR telah menerima surat presiden terkait permohonan pertimbangan atas calon duta besar pada. Surat presiden itu telah dibacakan pada rapat paripurna, Selasa (22/6).

Daftar nama calon duta besar LBBP RI untuk negara sahabat dan organisasi internasional itu berdasarkan surat presiden RI Nomor: R-25/Pres/06/2021, tanggal 4 Juni 2021. Daftar tersebut telah terkonfirmasi.

“Betul,” ujar Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono, Jumat (25/6).

Sumber merdeka.com di lingkaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah membenarkan daftar calon duta besar yang dikirim ke DPR RI.

Rencananya, calon duta besar ini akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan pada pekan kedua bulan Juli 2021.

Berikut daftar 33 Calon Duta Besar:

1. Ade Padmo Sarwono
Untuk Kerajaan Yordania Hashimiah merangkap Palestina, berkedudukan di Amman.

2.Bebeb A.K. Djundjunan
Untuk Republik Yunani, berkedudukan di Athena.

3. Tatang B.U. Razak
Untuk Republik Kolombia merangkap Antigua dan Barbuda, Barbados dan Federasi Saint Kitts dan Nevis, berkedudukan di Bogota.

4. Pribadi Sutiono
Untuk Republik Slowakia, berkedudukan di Bratislava.

5. Siswo Pramono
Untuk Australia merangkap Republik Vanuatu, berkedudukan di Canberra.

6. Triyogo Jatmiko
Untuk Republik Persatuan Tanzania, merangkap Republik Burundi dan Republik Rwanda, berkedudukan di Dar Es Salaam.

Baca Juga:  Tarif Baru PPN Sebesar 12%, Kadin: Kenaikan Harga Barang Tak Bisa Dihindari

7. Heru Subolo
Untuk Republik Rakyat Bangladesh merangkap Republik Demokratik Federal Nepal, berkedudukan di Dhaka.

8. Okto Dorinus Manik
Untuk Republik Demokratik Timor-Leste, berkedudukan di Dili.

9. Mayjen TNI Gina Yoginda
Untuk Republik Islam Afghanistan, berkedudukan di Kabul.

10. Sunarko
Untuk Republik Sudan, berkedudukan di Khartoum.

11. Dewi Tobing
Untuk Sri Lanka merangkap Republik Maladewa, berkedudukan di Kolombo.

12. Lena Maryana Mukti
Untuk Kuwait, berkedudukan di Kuwait City.

13. Ghafur Akbar Dharmaputra
Untuk Ukraina merangkap Republik Armenia, dan Georgia, berkedudukan di Kyiv.

14. Rudy Alfonso
Untuk Republik Portugal, berkedudukan di Lisabon.

15. Muhammad Najib
Untuk Kerajaan Spanyol me.rangkap United Nations World Tourism Organization (UNWTO) berkedudukan di Madrid

16. Ardi Hermawan
Untuk Kerajaan Bahrain, berkedudukan di Manama.

17. Agus Widjojo
Untuk Republik Filipina merangkap Republik Kepulauan Marshall Islands dan Republik Palau, berkedudukan di Manila.

18. Ina Hagniningtyas Krisnamurthi
Untuk Republik India merangkap Kerajaan Bhutan, berkedudukan di New Delhi.

19. Fadjroel Rachman
Untuk Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan, berkedudukan di Nur-Sultan.

20. Daniel TS Simanjuntak
Untuk Kanada merangkap International Civil Aviation Organization (ICAO), berkedudukan di Ottawa.

21. Mohamad Oemar
Untuk Prancis merangkap Kepangeranan Andorra, Kepangeranan Monako, dan United Nations Education, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), berkedudukan di Paris.

22. Abdul Aziz
Untuk Kerajaan Arab Saudi merangkap Organization of Islamic Cooperation (OIC), berkedudukan di Riyadh.

23. Muhammad Prakosa
Untuk Italia merangkap Republik Malta, Republik Siprus, Republik San Marino, Food and Agriculture Organization (FAO), International Fund and Agricultural Development (IFAD), World Food Programme (WFP), dan International Institute for the Unification of Private Law (UNIDROIT), dan berkedudukan di Roma.

Baca Juga:  Komisi I Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan 33 Calon Dubes

24. Gandi Sulistiyanto Soeherman
Untuk Republik Korea, berkedudukan di Seoul.

25. Zuhairi Misrawi
Untuk Republik Tunisia, berkedudukan di Tunis.

26. Anita Lidya Luhulima
Untuk Republik Polandia, berkedudukan di Warsawa.

27. Rosan Perkasa Roeslani
Untuk Amerika Serikat, berkedudukan di Washington D.C.

28. Fientje Suebu
Untuk Selandia Baru merangkap Samoa, Kerajaan Tonga, dan Kepulauan Cook dan Niue, berkedudukan di Wellington.

29. Damos Dumoli Agusman
Untuk Republik Austria merangkap Republik Slovenia, United Nations Office at Vienna (UNOV) yang terdiri dari United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), United Nations Commission on International Trade Law (UNCITRAL), United Nations Office for Outer Space Affairs (UNOOSA), United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), International Atomic Energy Agency (IAEA), Preparatory Commission for the Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty Organization (CTBTO), OPEC Fund for International Development (OFID) dan International Anti-Corruption Academy (IACA), berkedudukan di Wina.

30. Suwartini Wirta
Untuk Republik Kroasia, berkedudukan di Zagreb.

31. Derry M.I. Amman
Untuk Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk Association of Southeast Asian Nation (ASEAN), berkedudukan di Jakarta.

32. Arrmanatha Nasir
Untuk Perserikatan Bangsa Bangsa dan Organisasi-organisasi Internasional Lainnya, berkedudukan di New York.

33. Febrian A. Ruddyard
Untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, World Trade Organization (WTO), dan Organisasi-organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, berkedudukan di Jenewa. [mer/ded]

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: