HomeHukum dan HAM

Anggota MUI Ini Yakin Ahok Telah Menista Agama

Anggota MUI Ini Yakin Ahok Telah Menista Agama

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Lanjutan sidang kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa (7/2/2017). Persidangan ini akan meninjau lebih lanjut perkara penistaan dari sisi penilaian para saksi.

Jika pekan lalu Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan Ketua MUI KH. Ma’ruf Amin sebagai saksi ahli, kali ini JPU kembali mendatangkan saksi ahli dari jajaran MUI. Hamdan Rasyid, salah seorang anggota Komisi Fatwa MUI dihadirkan guna menegaskan maksud dari kesaksan Ma’ruf Amin yang sudah dipaparkan sebelumnya.

Sebagaimana penjelasan dari saksi ahli sebelumnya, Hamdan Rasyid juga menegaskan bahwa pidato Ahok di Kepulau Seribu pada 27 September 2016 lalu adalah jelas sebagai bentuk penistaan agama.

“Bahwa pembicaraan Ahok di acara Pulau Seribu saat panen raya ikan kerapu ketika dia mengatakan ‘jangan mau dibohongi al-Maidah 51’, itu sudah jelas menistakan al-Quran, al-Maidah dan al-Quran,” tegas anggota Komisi Fatwa MUI ini sesaat sebelum memasuki ruang persidangan.

Hamdan juga menegaskan bahwa al-Quran adalah mukjizat yang mustahil salah bagi umat Islam, dan karenanya pasti benar.

“Bagi umat Islam, al-Quran adalah mukjizat yang pasti benar, tidak mungkin salah,” lanjutnya.

Menurutnya, ragu saja tidak dibolehkan, apalagi menistakan. Inilah yang dinilai Hamdan sebagai keyakinan semua umat Islam.

Dzalikal kitabu la raiba fihi…, ragu aja gak boleh, apalagi menistakan. Ini keyakinan kami. Orang berani mati gara-gara bela al-Quran loh,” pungkasnya kembali.

Adapun soal kesiapan Hamdan Rasyid dalam menjalani persidangan, apalagi nanti akan menghadapi gelontoran pertanyaan sebagaimana saksi sebelumnya (Ma’ruf Amin) alami, dia mengaku menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Sebab dia sadar bahwa dirinya adalah mahluk lemah, tetapi Tuhan akan memberinya kekuatan itu.

“Saya serahkan kepada Allah SWT. Saya itu kan mahluk yang lemah. Laa hawla wa laa quwwata illa billah, Allah kasih kekuatan. Percaya itu,” tutupnya. (MS)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0