5 Kesepakatan Indonesia-Malaysia, Termasuk Perlindungan TKI

Pertemuan bilateral Indonesia-Malaysia hasilkan kesepakatan-kesepakatan penting, termasuk perlindungan buruh migran dan isu perbatasan yang sensitif. (Foto: setkab.go.id)

SUARADEWAN.com – Presiden Jokowi dalam pertemuan bilateral dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim pada 9 Januari 2023 di Istana Kepresidenan Bogor, mengatakan menyambut baik komitmen PM Anwar Ibrahim untuk melindungi para pekerja migran Indonesia yang bekerja di Malaysia.

Presiden Jokowi dan PM Anwar Ibrahim juga sepakat untuk mendorong Junta Myanmar menghentikan kekacauan dan kekerasan dalam negaranya dengan melakukan Five Point Consensus yang disepakati April 2021.

Selain itu, ada 5 kesepakatan yang sangat ditekankan oleh Presiden Jokowi dalam hubungan kerja sama antara Indonesia dengan Malaysia, yakni:

1. Perlindungan pekerja migran Indonesia dalam perekrutan dan penempatan melalui One Channel System (OCS).

Melalui kesepakatan ini Presiden Jokowi juga menekankan kembali pentingnya pendidikan anak-anak pekerja migram Indonesia yang berada di Malaysia.

Untuk itu Presiden Jokowi menghimbau kembali pembangunan community learning center di Semenanjung, Malaysia.

2. Menetapkan penandatanganan kesepakatan perbatasan pada tahun 2023 ini.

Presiden Jokowi menghimbau kembali perbatasan yang bersifat sensitif antara Indonesia dan Malaysia.

“Tadi kita telah membicarakan dan bersepakat agar MoU perbatasan darat segmen Sebatik dan segmen Sinapad Sesai dapat ditandatangani tahun ini. Dan, juga perjanjian laut wilayah di Laut Sulawesi dan di Selat Malaka bagian selatan juga bisa disepakati tahun ini,” jelas Presiden Jokowi.

3. Presiden Jokowi juga mengajak PM Anwar Ibrahim untuk memperat kerja sama pemasaran minyak kelapa sawit dan memerangi diskriminasi atas minyak kelapa sawit.

4. Presiden Jokowi berterima kasih atas dukungan Malaysia dalam berlakunya Perjanjian Flight Information Region (FIR) Indonesia-Singapura.

5. Presiden Jokowi dengan PM Anwar Ibrahim juga menyepakati bahwa ASEAN harus dapat menjadi penjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik sehingga masyarakatnya menjadi sejahtera dan hidup berdampingan dengan damai.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90