HomeHankam

ABG Yogyakarta Dukung Pemerintah Bubarkan HTI

ABG Yogyakarta Dukung Pemerintah Bubarkan HTI

YOGYAKARTA, SUARADEWAN.com – Aliansi Bela Garuda (ABG) Yogyakarta melangsungkan deklarasinya dengan tema “Bela Garuda untuk Mewujudkan Ukhuwah Kebangsaan dan Kemanusiaan dalam Bingkai NKRI.” Deklarasi ini merupakan momentum ABG menyatakan dukungannya terhadap pemerintah terkait rencana pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Berlangsung di Kedai Galon Wirobrajan, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada tanggal 26 Mei 2017, sekitar pukul 14.30 WIB, deklarasi ABGI diikuti oleh lebih dari 50-an orang.

Hadir dalam acara itu, yakni Bapak Jodi (Joxzin), Saufuddin Al Gozali (Banser NU), Toto Ipurwanto (nasionalis), dan Anang Zahron (Joxzin). Bersama ABG, mereka nyatakan sikap tegas terkait keberadaan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“HTI sebagai ormas politik yang mencita-citakan pendirian khilafah merupakan gerakan politik yang membahayakan NKRI,” terang ABG dalam deklarasinya.

Bagi mereka, gerakan politik HTI telah mengindikasikan kuat untuk menolak dasar negara. HTI telah menggerogoti Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara serta tidak menghormati semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman berbangsa.

Baca Juga:  Adhyaksa Dault Layak Dipecat Sebab Khianati Pancasila dan NKRI

ABG sendiri merupakan kelompok yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat Yogyakarta yang tergabung dalam aliansi dari tokoh masyarakat dan pemuda dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Pemuda Nasionalis, serta berbagai tokoh lintas agama.

Gerakan ABG ini mendukung rencana pemerintah melakukan pembubaran ormas HTI sebagai gerakan politik yang destruktif. Sebab HTI dinilai sebagai ormas yang hanya akan melahirkan perpecahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“ABG berpandangan bahwa Pancasila sebagai dasar negara yang merupakan konsensus final sebagai landasan dan pengikat kehidupan berbangsa dan bernegara. ABG mendorong pembubaran organisasi politik yang mengatasnamakan Islam untuk mewujudkan kepentingan kelompoknya,” lanjutnya.

Maka di sini, tambah ABG, perlu adanya pendidikan kritis bagi masyarakat luas untuk dapat membedakan antara gerakan politik yang membahayakan keberadaan NKRI dengan dakwah Islam yang rahmatan lil alamin.

Dan dalam rangka itu, berikut ini isi pernyataan sikap resmi dari ABG terkait pembubaran HTI, sekaligus dukungan mereka terhadap pemerintahan yang sah:

  1. Menolak HTI dan mendukung Pembubaran HTI oleh pemerintah sebagai gerakan politik yang mengancam dasar Negara Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945.
  2. Mendorong pemerintah dan berbagai elemen bangsa mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mewujudkan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Basyariah sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
  3. Mendorong lembaga pendidikan dan lembaga dakwah mengembangkan pendidikan Islam rahmatil Alamin melalui kurikulum sekolah dalam bentuk pendidikan nilai budi pekerti, pengajaran akhlak dalam bingkai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan dan Keadilan sosial.
  4. Mendorong Pemerintah melakukan pembersihan birokrasi di semua level lembaga pemerintahan dan pendidikan dari berbagai anasir-anasir HTI yang menimbulkan perpecahan agama, suku dan golongan. (ms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: