HomeDaerahJabodetabek

Ahok: Saya Minta Maaf Tak Bisa Kerja Maksimal

Ahok: Saya Minta Maaf Tak Bisa Kerja Maksimal

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh warga DKI Jakarta. Ia mengaku tak bisa bekerja secara maksimal lantaran dirinya harus menghadapi jeratan kasus hukum yang sampai hari ini tak juga kunjung kelar.

“Saya dibayar orang Jakarta untuk kerja sebagai Gubernur. Dan saya juga harus masuk sidang. Karenanya, saya menyampaikan mohon maaf kepada warga Jakarta karena tugas saya sebagai pelayan rakyat menjadi kurang maksimal,” terang Ahok dalam program Mata Najwa bertajuk “Ahok di Putaran Dua”, Rabu (22/2/2017).

Seperti diketahui, Jakarta memang baru saja dilanda banjir besar-besaran. Di sejumlah titik kawasan, tampak kedalaman banjir yang bervariasi. Dan titik banjir paling dalam tercatat di Kelurahan Cipinang, tepatnya di RW 13, dengan kedalaman air 80 sentimeter.

“Saya minta maaf saat banjir jadi kurang bisa koordinasi karena sambil sidang,” lanjut Ahok.

Meski curah hujan tahun ini diakui jauh lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya karena pengaruh La Lina, Ahok tetap optimis bahwa banjir di DKI paling lama 3 sampai 7 jam saja sudah surut.

“Saya ini anak Geologi. Kalau 19 April nanti hujan lebat, sehari saja akan surut kok. Kecuali tanggul laut jebol,” sambungnya meyakinkan.

Terkait soal isu penonaktifannya sebagai Gubernur DKI Jakarta yang juga disinggung oleh tuan rumah Najwa Shihab, Ahok juga memberi komentar singkat. Menurutnya, upaya penonaktifan itu menyalahi amanah yang telah dititipkan oleh warga DKI kepada dirinya sebagai Gubernur.

“Orang Jakarta bayar saya sampai Oktober. Ya kalau sudah bayar, suruh kerja dong, jangan malah dinonaktifkan,” tegas Ahok. (ms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0