HomeEkonomi

Ahok: Sistem e-Budgeting Jalan Terus, Kecuali Gubernur Tidak Mau atau Perintahkan Bappeda Melanggar

Ahok: Sistem e-Budgeting Jalan Terus, Kecuali Gubernur Tidak Mau atau Perintahkan Bappeda Melanggar

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok sudah membentuk sistem e-budgeting yang terbilang efektif untuk mengamankan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta agar tidak dikorupsi.

Menurut Ahok, program tersebut akan terus berjalan tidak peduli siapa yang menjadi Gubernur DKI. Kecuali, kalau Gubernur itu sendiri yang menginginkan program itu untuk dihentikan, atau dia meminta Bappeda untuk melanggar aturan.

“Sistem e-budgeting semua jalan, kecuali gubernur tidak mau atau gubernur perintah Bappeda untuk melanggar. Saya yakin kalau Bu Tuty tidak diganti sebagai Kepala Bappeda, pasti aman. Kecuali Bu Tuty dicopot atau gubernur perintahkan tidak mau (pakai e-budgeting),” kata Ahok di Balai Kota, Selasa (25/4).

Baca Juga:  "Ahok Show", Program Ahok Setelah Tak Menjabat Gubernur Lagi

Masih menurut Ahok, program pengamanan elektronik APBD DKI ini bisa saja tidak digunakan oleh Gubernur baru jika dia takut berhadapan dengan DPRD DKI yang ingin memasukkan pokok-pokok pikiran (pokir) yang tidak sesuai.

Ia mencontohkan kasus APBD DKI tahun 2015 di mana masih ada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang bandel tidak mau menerapkan sistem e-budgeting dalam menyusun APBD. Saat itu ia memutuskan untuk memecat banyak pegawai yang dinilai tidak siap melakukan transparansi anggaran lewat sistem ini.

Baca Juga:  JIMI: Melawan Ahok Bakal Kena Libas

Bahkan saat itu DPRD DKI juga tidak mau menandatangani APBD 2015, dan bahkan sempat muncul wacana untuk memakzulkan Gubernur Ahok.

“Ini kan betul ada kunci. Ada kunci maksudnya kamu tidak bisa ubah-ubah ada password. Tapi kalau yang nyolongnya yang pegang password? Itu kan perintah gubernur. Makanya saya bilang, Gubernur DKI tuh sederhana, kamu berani pecat orang yang nyolong tidak?” tukas Ahok. (ZA/trb)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: