Aliansi Bela Garuda Dorong Pencerahan Masyarakat yang Sudah Terpengaruh Paham HTI dan Wahabi

YOGYAKARTA, SUARADEWAN.com – Pencabutan SK organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) disambut gembira oleh masyarakat Indonesia. Pasalnya, organisasi tersebut dinilai sudah memberikan pengaruh buruk dan ancaman untuk keberlangsungan kehidupan yang damai di NKRI dengan Ideologi Pancasila dan semboyan Bhineka Tunggal Ika.

Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Bela Garuda (ABG), menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kebijakan pemerintah membubarkan organisasi anti Pancasila dan NKRI itu. Bahkan mereka meminta Kapolri Jenderal Pol Tirto Karnavian untuk segera menginstruksikan pada segenap jajaran Polri di seluruh Indonesia untuk melarang semua kegiatan yang mengatasnamakan dan berbau HTI.

“ABG sangat penapresiasi langkah tegas Pemerintah terhadap HTI, yang jelas anti Pancasila dan NKRI,” kata koordinator Aliansi Bela Garuda Yogyakarta, Ispur, dalam rilis yang diterima SuaraDewan.com, Kamis (20/7).

Mereka juga mengimbau semua departemen terkait untuk segera melakukan advokasi, pembinaan dan pencerahan pada anggota HTI atau orang lain yang sudah terpengaruh oleh ajaran HTI. Ditambah juga mereka meminta pemerintah untuk melarang paham Wahabi yang menjadi induk dari HTI supaya tidak berkembang menyebarkan paham intoleran dan anti Pancasila.

Selain itu ABG Yogyakarta juga meminta pihak terkait untuk memindaklanjuti arahan dari Kapolri supaya tidak memberikan lampu hijau pada semua kegiatan yang terkait dengan organisasi terlarang HTI. (za)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90