Aliansi Bela Garuda Serukan Pemberhentian Adhyaksa Dault

JAKARTA, SUARADEWAN.com –  Seruan pemberhentian Adhyaksa Dault dari kepanduan Indonesia dan ketua Kwarnas Pramuka, terus menggema. Sebagai pejabat negara dan mantan menteri, Adhyaksa dianggap telah mengkhianati bangsa Indonesia karena terlibat dalam ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Bahkan sangat jelas keterlibatan Adhyaksa Dault dalam gerakan ini,” seru rilis dari kelompok masyarakat yang menamakan diri Aliansi Bela Garuda Mendukung Pemberhentian Adhyaksa Dault, yang diterima SuaraDewan.com, Jumat (2/6/17).

HTI, di mana Adhyaksa terlibat di dalamnya, adalah ormas yang secara jelas menunjukkan perilaku yang membahayakan negara dan bangsa. “Seperti perilaku diskriminatif tanpa menghargai pluralitas, perilaku ingin menang sendiri, keserakahan kuasa dan perilaku koruptif, ” bunyi rilis tersebut.

Mereka mengungkapkan bahwa selama ini HTI telah mewabah di lingkup institusi negara, pendidikan dan institusi kebudayaan. Hal ini karena adanya pembiaran yang telah terjadi sejak reformasi hingga sekarang. Pembiaran ini terjadi akibat adanya oknum ataupun kader HTI yang menduduki jabatan strategis di dalam institusi negara, seperti Adhyaksa yang merupakan pejabat negara. Sehingga ruang lingkup HTI semakin meluas.

“Oleh karena itu, Aliansi Bela Garuda menyerukan tidak hanya Adhyaksa Dault, tetapi negara harus bersih-bersih di semua lapisan, baik pada pejabat negara maupun daerah, birokrasi, kampus, pejabat kampus, dan institusi strategis lainnya,” sebutnya.

Mereka menyebut bahwa Indonesia menganut ideologi Pancasila yang bersifat final. sehingga jika ada kelompok atau organisasi apapun yang berniat menyusun ideologi sendiri dengan tujuan mengganti keberadaan Pancasila, artinya sama halnya mengkhianati konsensus bersama yang telah disepakati.

“Pancasila adalah konsensus final. Tugas kita bersama menegakkan Darul Syahada, di mana semua elemen bangsa wajb mengisinya dan turut memperjuangkan negara berdaulat, maju, makmur, berkeadilan dan bermartabat,” bunyi rilis tersebut.

Sebagai ideologi yang merupakan pijakan dalam berbangsa dan bernegara, Pancasila hendaknya terus dilestarikan, dikembangkankan dengan penuh penghayatan guna menegakkan kedaulatan negeri ini.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Menkopolhukam telah merekomendasikan pembubaran ormas HTI karena terindikasi kuat melakukan serangkaian kegiatan yang mengarah pada tindakan menggganti dasar negara, mengganggu stabilitas keamanan dan berniat meniadakan NKRI melalui penerapan sistem khilafah. (dd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90