Amazon Semakin Untung, Begini Strateginya

SEATTLE, SUARADEWAN.com – Tahun 2017 menjadi tahun cemerlang bagi Amazon.com Inc. Perusahaan peritel online itu melaporkan keuntungan terbesar dalam sejarahnya dengan pendapatan naik dua kali lipat menjadi US$ 1,86 milyar. Harga per saham pun menjadi US$3,75 melebihi ekspektasi rata-rata analis yang hanya memperkirakan sekitar US$1,85 per saham.

Strategi Amazon untuk mendukung pencapaian itu antara lain dengan menggunakan pengiriman cepat dan acara televisi eksklusif di situsnya dengan teknologi baru. Salah satunya adalah penggunaan perangkat Alexa dengan pengendalian suara. Lalu penurunan harga di Whole Foods Market yang diakuisisi sebesar US$13,7 milyar tahun lalu juga membantu penjualan ritel.

Baca Juga:  Bank Indonesia: Jangan Buru-buru Kredit, Bandingkan Dulu Bunganya di SBDK OJK

“Ini adalah kuartal blow-out yang lain untuk Amazon,” kata analis GBH Insight, Daniel Ives dilansir dari Reuters, Jumat (2/2). Menurutnya, kekuatan ritel akan bermunculan ketika spanduk musim liburan dipasang dan diperkirakan akan menangkap sekitar 50% dari semua penjualan musim liburan e-commerce.

Periode itu akan berjalan sebelum liburan Thanksgiving hingga tahun baru. Di kuartal ini, penjualan Amazon naik 38% menjadi US$60,5 milyar. “Proyeksi 2017 kami untuk Alexa sangat optimis dan kami jauh melampaui mereka,” kata pendiri dan CEO Amazon, Jeff Bezos.

Baca Juga:  Hary Tanoe Ajak Amerika Caplok Tanah di Sukabumi

Kenaikan laba bersih Amazon didukung oleh kemampuannya dalam menarik jutaan pelanggan baru pada layanan pengiriman cepat di musim liburan lalu. Selain itu, peritel online tersebut juga mendapat tambahan pendapatan sebesar US$789 juta dari kebijakan pemotongan pajak yang baru disahkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump Desember lalu. (aw/ga)

Sumber : Gatra.com

Tinggalkan Balasan

banner 728x90