HomeDPR RI

Anggota Komisi III DPR Sebut Penusukan 2 Anggota Brimob Tindakan Biadab

Anggota Komisi III DPR Sebut Penusukan 2 Anggota Brimob Tindakan Biadab

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Insiden penusukan dua anggota polisi saat sedang melaksanakan shalat Isya di masjid Faletehan, Jakarta, Jumat (0/6/17) kemarin, sangat disayangkan.

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil menilai tindakan teroris tersebut adalah aksi yang sungguh biadab.

“Apapun motifnya menyerang aparat polisi, apalagi sedang melakukan ibadah adalah perbuatan biadab,” tandas politikus PKS itu di Jakarta, Sabtu (01/7/17).

Menurut Nasir peristiwa ini semakin menunjukkan bahwa aparat tetap menjadi sasara prioritas terorisme.

Baca Juga:  Ketua DPR Apresiasi Pembentukan Unit Kerja Presiden-PIP

Oleh karena itu, ia mengimbau aparat kepolisian agar meningkatkan kewaspadaan dan tetap mengedepankan fungsi intelijennya guna bisa mendeteksi cepat orang orang yang mencurigakan dan diperkirakan akan melakukan aksi kejahatan.

“Kejadian ini juga membuat program deradikalisasi harus dilakukan secara masif kepada kelompok-kelompok yang rentan disusupi jaringan terorisme,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi langkah cepat Polri dalam menangani pelaku teror tersebut dengan cara menembak mati. Menurutnya, tindakan petugas sudah tepat karena pelaku mengabaikan tembakan peringatan dan membahayakan nyawa petugas.

Baca Juga:  Kaesang Dipolisikan, DPR Minta Polri Profesional Mengusutnya

“Tentu semua kita ingin pelakunya dilumpuhkan hidup-hidup sehinga akan terjawab motif dan siapa pelaku sebenarnya,” katanya.

Seperti diketahui, Dua anggota Brimob ditusuk saat berada di masjid lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jl. Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan. Penusukan terjadi usai kedua personel Brimob usai salat Isya, sekitar pukul 19.40 WIB. (dd)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0