Anies Kunjungi Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau

SUARADEWAN.com – Kali ini Anies Baswedan bersilaturrahmi ke Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM). Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bercerita tentang para tokoh bangsa dan bertekad mau melanjutkan cita-cita mereka.

“Kami bersyukur sekali bisa tiba di Ranah Minang, merasakan kembali segarnya air wudhu dari Tanah Minang ini,’ tulis Anies di instagram @aniesbaswedan, Senin (5/12).

Tanah Minang, kata Anies, telah banyak melahirkan tokoh-tokoh pejuang republik.

“Sebuah tanah yang telah mengirimkan begitu banyak pejuang untuk republik. Sebuah tempat yang bundo kanduangnya melahirkan dan membesarkan pejuang untuk negeri ini, yang Insya Allah akan kita pertahankan sama-sama ke depan,” cerita Anies.

Anies mengaku bahwa waktu kecilnya banyak membaca sejarah tokoh-tokoh bangsa, yang mana banyak dari mereka yang berasal dari Minang.

“Saya merasa bersyukur bisa kembali, karena masa kecil saya dihabiskan dengan melahap biografi para tokoh yang kami baca dan tanpa kita sadari tokoh tersebut berasal dari Minang. Mulai Agus Salim, Natsir, dan Bung Hatta. Setiap kali kembali ke Tanah Minang, bukan hanya kembali ke sebuah provinsi di RI, tapi kembali ke tempat di mana memori masa kecil tentang perjuangan ditorehkan,” ujarnya.

‘Sebuah kehormatan bisa bersilaturahmi dengan semua ninik-mamak dan bundo kanduang dari Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM),” sambung Anies.

Cita-cita para pendiri republik adalah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Anies mengaku akan berjuang untuk hal tersebut.

“Kami mendapatkan titipan yang tidak kami duga, saat kami hampir menuntaskan tugas di Jakarta. Kita ingin mewujudkan bersama apa yang ditulis pendiri republik, yakni menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Itu yang harus dikembalikan dan menjadi prioritas kita semua. Insya Allah ini bisa kita ikhtiarkan sama-sama,” ucap Anies.

Anies mengungkapkan, jika perjuangannya mendapat dukungan dari masyarakat Minang maka akan berefek kepada seluruh Indonesia.

“Bila ikhtiar ini mendapat dorongan yang kuat dari Tanah Minang, maka efeknya akan menjangkau begitu banyak tempat di seluruh Indonesia. Karena masyarakat Minang yang merantau di mana-mana, ikut merajut tenun Indonesia, membuat Indonesia makin erat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90