Bahas Perppu Ormas, Jokowi Undang Sejumlah Partai Pendukung Kecuali PAN

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang sejumlah partai pendukung pemerintah dalam rangka membahas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas).

Mereka yang hadir, di antaranya adalah Idrus Marham (Golkar), Agus Gumiwang (Golkar), Melchias Mekeng (Golkar), Robert Kardinal (Golkar), Jhonny G Plate (NasDem), Utut Adianto (PDIP), dan Amir Uskara (PPP).

Hadir pula Reni Marlinawati (PPP), Nurdin M Tompubolon (Hanura, dan I Gusti Agung Rai Wirajaya (PDIP).

Baca Juga:  Prabowo Sentil Soal Presidential Threshold 20 Persen, Jokowi Sindir Balik

“Diundang Presiden membahas Perppu Nomor 1 dan Perppu 2,” ujar politikus Partai NasDem Jhonny G Plate di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/7/2017).

Seperti diketahui, hingga kini, DPR belum menyetujui Perppu Ormas tersebut, juga Perppu Nomor 1 Tahun 2017 tentang Keterbukaan dan Pertukaran Informasi Keuangan Perbankan.

Dan yang terlihat janggal dalam pertemuan ini, karena Partai Amanat Nasional (PAN) selaku partai pendukung pemerintah, tidak hadir dalam acara tersebut. Kuat dugaan bahwa PAN tidak lagi dilibatkan dalam rapat-rapat pemerintahan Jokowi-JK karena tidak ikut menyetujui pembahasan presidential threshold di rapat paripurna DPR beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Bingkisan Jokowi dari Amerika: Empowering Leader of Peace Melalui Media Sosial

PAN, secara kelembagaan, menolak ambang batas 20-25 persen yang telah disahkan, sekaligus memilih walk out dari pembahasan.

Tinggalkan Balasan

banner 728x90