HomeKriminal

Bareskim Polri Bongkar Perdagangan Orang Modus Umroh

Bareskim Polri Bongkar Perdagangan Orang Modus Umroh

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Tim Bareskrim Polri berhasil membongkar tindak pidana perdagangan orang alias human trafficking dengan modus perjalanan umroh ke Arab Saudi.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto menuturkan, mereka rencananya akan dipekerjakan menjadi TKI di negara-negara Timur-Tengah.

Dari Indonesia mereka berangkat melalui agen travel umrah, dan setelah sampai di negara tujuan, mereka kemudian disalurkan menjadi tenaga kerja ilegal.

“Penyelundupan orang merupakan kejahatan kemanusiaan. Korban ada 148 dengan tersangka 10 orang,” kata Ari Dono di kantor Bareskrim, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (17/5).

Baca Juga:  Hijrah ke Suriah karena Janji Manis ISIS, WNI: Semuanya Bohong

Ari menjelaskan pelaku trafficking ini bukan begian dari sindikat besar, melainkan hanya agan perorangan saja. Ada pelaku lapangan yang merekrut dengan koordinator, yang menampung, dan yang akan menyalurkan.

Ditambahkan Ari, para tersangka akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan ancaman 3-15 tahun penjara.

Untuk diketahui, berdasarkan data KBRI di Riyadh, Arab Saudi, ada 286 WNI yang berangkat umrah namun tidak kembali pada tahun 2016.

Baca Juga:  Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Ungkap "The Family MCA" Sindikat Penyebar Isu Provokatif

Hingga saat ini sudah ada 69 WNI yang dipulangkan ke tanah air karena menyalahgunakan visa umrah untuk bekerja di Kerajaan Arab Saudi.

Selain itu ada juga 68 TKI yang turut dpulangkan karena penyalahgunaan visa pekerja cleaning service, padahal ketika di Arab Saudi mereka justru bekerja menjadi asisten rumah tangga. (za/de)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0