HomeHukum dan HAM

Bareskrim Polri Periksa Ketua GNPF MUI Terkait Pidana Cuci Uang

Bareskrim Polri Periksa Ketua GNPF MUI Terkait Pidana Cuci Uang

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Badan Reserse Kriminal Polri memanggil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI), Bachtiar Nasir. Pemanggilan ini terkait adanya dugaan tindak pidana pencuaian uang (TPPU) di tubuh yayasan yang dipimpinnya.

Seperti diketahui, nama Bachtiar Nasir ramai diperbincangkan di penghujung tahun 2016. Bermula di media sosial, setelah akun Facebook bernama Moch Zain mengunggah informasi bahwa yayasan Bachtiar, Indonesia Humanitarian Relief (IHR), mengirim bantuan logistik sebagai bentuk dukungannya kepada kelompok pemberontak pemerintahan Bassar Al-Assad, Jays Al-Islam di Aleppo, Suriah.

Sebagai bentuk penyelidikan lebih lanjut, pemeriksaan terhadap Bachtiar akhirnya dilayangkan oleh Subdirektorat TPPU Direktorat Tindak Pidana Khusus Bareskrim lewat surat bernomor S.Pgl/368/II/2017/Dit Tipideksus. Dalam surat ini, Bachtiar dimina menemui penyidik bernama Ajun Komisaris Besar Indra Lutrianto di Kantor Subdit TPPU Dittipideksus Bareskrim, Gedung Minabahari, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (8/2) hari ini.

Baca Juga:  Perlukah Gerakan Tamasya Al-Maidah Kawal Pilkada DKI Putaran Dua?

Dalam surat tersebut, ada tujuh dasar pemanggilan Bachtiar, yakni Pasal 7 ayat 1 huruf g, Pasal 112 ayat 1 dan 2, dan Pasal 113 KUHP; Pasal 16 ayat 1 huruf f UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri; UU Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan; serta UU Nomor 28 Tahun 2004 tentang perubahan atas UU Yayasan.

Selain itu, pemanggilan Bachtiar juga berdasar pada UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU; Laporan Polisi Nomor LP/123/II/2017/Bareskrim tanggal 6 Februari 2017; serta Surat Perintah Penyidikan Nomor SP.Sidik/109/II/2017/Dit Tipideksus tanggal 6 Februari 2017.

Baca Juga:  Minta Ahok Dihukum Berat, GNPF MUI Long March Dari Istiqlal ke PN Jakut

Roma Hutajulu membenarkan bahwa ada perihal panggilan pemeriksaan Bachtiar. Namun dia belum menjelaskan lebih detail soal perkara apa yang menyeret nama Ketua GNPF MUI itu. Pihaknya hanya akan memeriksa Bactiar sebagai saksi terkait sebuah yayasan yang sempat ramai diperbincangan di media sosial tersebut.

Ya, benar. Perkaranya nanti saja dijelaskan. Yayasan yang pernah diposting di media sosial. Lihat saja perkembangannya besok,” kata Kepala Subdit TPPU Bareskrim Komisaris Besar Roma Hutajulu, Selasa malam (7/2). (ms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0