Bawaslu Tidak Memandang Bulu Siapapun yang Melakukan Mahar Politik

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Isu mahar politik calon kepala daerah kepada partai politik semakin memanas. Belakangan muncul dipermukaan soal mahar politik Partai Gerindra terhadap bakal Calon Kepala Daerah Jawa Timur La Nyalla Mattalitti.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar mengatakan, Bawaslu akan bersikap tegas siapapun yang melakukan praktik mahar politik. Menurutnya, Bawaslu tidak akan pandang bulu siapapun aktor di belakangnya.

“Siapapun pelakunya, siapapun tokoh di baliknya, dan apapun parpol yang ada di belakang praktik mahar politik tersebut harus ditindak sesuai aturan yang ada,” kata Fritz saat menjadi pembicara pada diskusi publik dengan tema “Menolak Mahar Politik dalam Pilkada”, di Ruang Media Centre Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (17/1).

Baca Juga:  Perubahan UU Pemilu Ditolak karena Dianggap Kemunduran Demokrasi

Lanjut Fritz, ia berharap agar semua oknum kooperatif dalam kasus mahar politik jika ada panggilan dari Bawaslu Provinsi atau Kabupaten/Kota untuk melakukan klarifikasi. “Saya minta kepada yang bersangkutan kiranya bersikap kooperatif dalam dilakukannya klarifikasi,” ucap Fritz.

Baca Juga:  Parpol Korup Bisa Dibubarkan

Mahar politik, ucap Fritz, secara tidak langsung telah merusak sistem demokrasi yang telah dibangun. Karena dengan adanya mahar politik para calon kepala daerah, maka secara otomotis mereka memikirkan kembali bagaimana uang tersebut kembali setelah menjadi kepala daerah.

“Yang lebih mengenaskan lagi, masyarakat yang harus memilih para kader yang tidak merupakan bagian yang mereka impikan, karena masyarakat hanya diberikan dan disuguhkan kader dan pasangan calon yang terbatas oleh Parpol,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

banner 728x90