HomeDaerahTangerang Raya

Belajar Dari Youtube, Dedi dan Darmin Gasak Sejumlah Uang Tunai di Mesin ATM

Belajar Dari Youtube, Dedi dan Darmin Gasak Sejumlah Uang Tunai di Mesin ATM

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Belajar dari Youtube, warga asal Lampung Dedi Hendri alias Dedi (47) dan Darmin Wibowo (38) asal Wonogiri ini gasak sejumlah uang tunai di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Kedua tersangka tersebut, berhasil diamankan oleh Kepolisian Resort Tangerang Selatan (Tangsel), Sektor Pondok Aren dua jam sebelum kembali melancarkan aksinya di mesin ATM Bank BRI Jalan Maleo Raya, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, sekira pukul 07.30 WIB tanggal 12 Juli 2017.

“Kami melakukan pemantauan di lokasi berkat aduan korban Pujiono (30). Berdasarkan keterangan keduanya, mereka belajar modus ini dari youtube. Aksi ini pun sudah dilakukan tiga kali, dan untuk aksi yang ke empat berhasil digagalkan oleh pihak kepolisian,” kata Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto, pada Jum’at (14/7).

Baca Juga:  Dua Mantan Wakil Rektor UIN Jakarta Diperiksa Polisi Terkait Pembangunan Asrama Fiktif

Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto menambahkan, para pelaku kerap beraksi saat pagi hari, di wilayah Tangsel. Diantaranya, SPBU Alam Indah Cipondoh sebanyak dua kali, dan terakhir di Bintaro Pondok Aren.

“Berdasarkan pengakuan tersangka, keduanya beroperasi di wilayah tangsel saja, dan rata-rata korbannya perempuan semua,” imbuhnya.

Adapun sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan, sebanyak 15 kartu ATM milik para korban dari berbagai macam Bank, dua kartu ATM milik pelaku, tiga kartu ATM yang gelah dimodivikasi, satu buah gergaji besi kecil berukuran sekira 20 cm, lima belas potongan kecil tusuk gigi yang sudah diberi korek kecil, serta uang tunai sebanyak Rp 1.650.000 ribu.

Baca Juga:  Lestarikan Kearifan Lokal, Bamus Tangsel Fasilitasi Pertemuan Sesepuh Perguruan Silat

Akibat dari perbuatannya itu, kedua pelaku dijerat Tindak Pidana Percobaan Pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP Juncto Pasal 53 KUHP.

“Mereka terancam enam tahun penjara,” tandasnya. (fn)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: