Berikut Resolusi Keuangan Menghadapi 2023 Krisis Ekonomi

SUARADEWAN.com – Sudah banyak tersebar info, bahwa tahun 2023 adalah tahun krisis. Tak tanggung, krisis dunia bukan hanya krisis nasional. Namun jangan hawatir.

Berikut 5 resolusi keuangan untuk menghadapi krisis keuangan 2023 mendatang.

1. Meningkatkan Nilai Tabungan Anda

Ada cara mudah untuk meningkatkan tabungan Anda. Jika Anda menyimpan tabungan Anda di rekening tabungan konvensional, Anda mungkin bisa mulai mencoba menyimpan tabungan Anda di suatu tempat dimana saldo tabungan Anda akan terus bertambah seperti high-yield savings account atau sertifikat deposito.

2. Mengehentikan Penggunaan Kartu Kredit

Hutang kartu kredit bisa semakin bertambah tiap bulannya. Bahkan seringkali jebol. Terlebih jika kartu kredit yang Andagunakan bersuku bunga tinggi.

Selain itu, Anda harus bisa meninjau kembali anggaran bulanan Anda dan mencari anggaran mana yang bisa Anda pangkas dan dialokasikan lebih banyak untuk membayar hutang kartu kredit.

Baca Juga: Jomblo Tak Selamanya Menyedihkan, Ini Keuntungannya Kalau Kamu Jadi Jomblo

3. Berhenti Bepergian

Bepergian atau travelling, adalah hobi hingga kebiasaan banyak orang yang sering kali hanya untuk memenuhi kesenangan belaka. Dalam keadaan krisis, travelling adalah kegiatan yang memboroskan pengeluaran.

Travelling sudah semestinya dilakukan oleh orang dengan ekonomi mapan dan stabil dalam kondisi finansial, bukan dalam masa krisis. Travelling harus segera distop untuk mengurangi pengeluaran dalam kondisi krisis, apalagi bagi Anda yang dengan ekonomi pas-pasan.

4. Miliki dana darurat

Kita tidak tahu apa yang akan terjadi saat krisis. Pengeluaran yang tidak terduga bisa saja menghampiri kita entah dari mana datangnya.

Maka solusi selanjutnya adalah miliki dana darurat. Memiliki dana darurat adalah kunci untuk tetap mempertahankan tujuan Anda ketika ada hal tak terduga yang terjadi.

Tentu resolusi keuangan tidak akan terjadi dalam semalam. Kita harus memulainya dengan perlahan dan sabar. Namun, saran-saran di atas harus tetap dilakukan agar keuangan anda tidak ketar-ketir.

Selain itu, anda juga harus dapat memprioritaskan tujuan jika Andadalam konsumsi. Kalau Anda belum tahu apa tujuan Anda dalam konsumsi, makasebaiknya dihentikan. Itu akan membuat keuangan Anda jadi membengkak. [***]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90