HomeHankam

Brimob Jateng Turunkan 100 Anggota ke Jakarta Amankan Aksi 313

Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono.

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan 100 personil Brimob ke Jakarta untuk membantu pengamanan aksi Forum Umat Islam (FUI) pada 31 Maret nanti di depan Istana Negara.

100 personil Brimob dari Jawa Tengah itu akan berada langsung dibawah komando Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M.Iriawan. Di Jakarta mereka akan bertugas membantu memberikan pengamanan agar aksi FUI bersama sejumlah ormas keagamaan dan alumni “aksi 212” itu berjalan dengan damai dan kondusif.

“Jumlahnya 100 orang anggota brimob, komando di bawah Polda Metro Jaya,” kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono.

Adapun mengenai informasi warga Jawa Tengah yang berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi 313 tersebut, Condro tidak membantah hal itu. Dia mengatakan memang ada warga Jawa Tengah yang ikut, tapi jumlahnya tidak banyak, dan itu juga bukan atas nama ormas.

Sebagaimana diketahui, FUI bersama sejumlah ormas keagamaan dan alumni “aksi 212” akan menggelar aksi pada akhir Maret nanti di depan Istana Negara. Mereka menuntut Presiden Jokowi untuk memecat Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok dari jabatannya, dan menjebloskan yang bersangkutan ke dalam penjara karena menjadi terdawa dalam kasus penistaan agama.

Sementara itu, menurut Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma’ruf Amin, semestinya demo-demo seperti itu tidak perlu lagi dilakukan. Sebab poin tuntutan pada demo itu sudah pernah disamapaikan pada demo-demo sebelumnya.

“Menurut saya kalau besok itu seharusnya kita sudah tidak perlu lagi demo-demo itu sebenarnya. Sudah cukup, sudah terdengar keinginan-keinginan itu,” kata Ma’ruf Amin di Jakarta, Kamis (30/3).

Seandainya aksi itu memang jadi dilakukan, Ma’ruf Amin berharap pelaksanaannya berjalan dengan santun dan baik. Dan tidak memunculkan ide-ide ‘ngawur’ seperti mengganti pemerintahan.

“Kalaupun memang besok itu juga dilakukan, saya mengharap dilakukan dengan santun dan tidak ada isu-isu yg tidak tertib atau melebar kemana-mana, apalagi sampai upaya untuk mengganti pemerintahan itu saya kira itu ngawur itu. dan tidak tepat,” tukasnya. (ZA)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: