HomePolitik

Buntut Soal HTI, Pimpinan Gerindra Laporkan Pimpinan NasDem ke Polisi

Buntut Soal HTI, Pimpinan Gerindra Laporkan Pimpinan NasDem ke Polisi

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Ketua Fraksi Partai NasDem di DPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat menyebut empat partai politik yakni Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKS sebagai partai pendukung kelompok terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang anti Pancasila dan ingin mengganti NKRI dengan Khilafah.

Pernyataan tersebut disampaikan Viktor saat menjadi pembicara pada deklarasi calon Bupati Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (1/8) lalu.

“Celakanya partai-partai pendukung itu ada di NTT juga, yang dukung kelompok ekstrimis ini tumbuh di NTT adalah nomor satu Gerindra, nomor dua Demokrat, partai nomor tiga namanya PKS, partai nomor empat PAN”, kata Victor dalam rekaman video pidatonya yang diterima SuaraDewan, Kamis (3/8).

Baca Juga:  Terkait Tudingan Victor Laiskodat, Jusuf Kalla: Proses Hukum Saja

Pernyataan Ketua DPP Partai NasDem ini mendapat respon keras dari partai yang dimaksud. Bahkan Lembaga Advokasi Hukum DPP Partai Gerindra berencana akan melaporkan Victor ke Bareskrim Mabes Polri di Gambir, Jakarta Pusat, siang ini. Laporan itu akan mengacu pada pasal pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Partai Gerindra.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Andre Rosiade menuturkan, Victor sebaiknya menyampaikan permohonan maaf secara resmi dan terbuka kepada Partai Gerindra atas pernyataannya yang dinilai provokatif itu.

“Kami menuntut Victor secara resmi dan terbuka meminta maaf ke Gerindra. Pernyataannya dalam acara di NTT itu justru membuktikan bahwa Victor anti-Pancasila dan anti kebhinekaan sesungguhnya,” kata Andre dalam keterangannya, Jumat (4/8).

Baca Juga:  MKD DPR: Bareskrim Polri Seharusnya Sudah Memproses Politikus Partai Nasdem Viktor Laiskodat

Ia menjelaskan, pernyataan Viktor itu berbahaya sebab berpotensi memicu kemarahan kader Partai Gerindra dan umat Islam dari berbagai daerah. Apalagi Viktor menyinggung soal PKI dan peristiwa 1965.

Selain itu Andre juga menegaskan bahwa komitmen Prabowo Subianto dan Gerindra pada NKRI tidak perlu diragukan lagi. Sebab Prabowo adalah salah satu prajurit yang pernah berdarah-darah demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (za/tr)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: