HomeHukum dan HAM

Busyro Menilai DPR Berupaya Memutilasi KPK melalui Revisi UU KPK

Busyro Menilai DPR Berupaya Memutilasi KPK melalui Revisi UU KPK

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas menilai bahwa ada upaya dari anggota DPR untuk memutilasi KPK dengan mendesakkan revisi Undang-Undang KPK. Hal ini ia kritisi dengan berujar bahwa DPR harusnya jernih dalam melihat bahwa rakyat bisa semakin “terbunuh” secara perlahan oleh mesin politik korup.

“Tapi, alih-alih membela rakyat, yang terjadi justru DPR berkali-kali telah mencoba memutilasi KPK,” tandas Busyro, Kamis (23/3/2017).

Busyro yang juga pernah menjabat di Komisi Yudisial RI ini pun meminta agar pimpinan-pimpinan dari partai politik di DPR bisa jujur dalam bersikap, terutama tentang apa maksud dan tujuannya dalam upaya merivisi UU KPK tersebut.

Baca Juga:  Miris! Ketua DPR RI Jadi Tersangka Kasus Korupsi e-KTP

“Saatnya para ketua umum partai politik menunjukkan kejujuran, apakah akan merivisi Undang-Undang KPK untuk memperkuat lembaga ini atau tetap mengumbar nafsu politik untuk memutilasi KPK,” tegasnya.

Meski demikian, Busyro juga tak lupa memberi sinyal bahwa sikap dari pimpinan KPK dan jajarannya sendirilah yang juga sangat berperan dalam hal ini.

Baca Juga:  KPK Hanya Jalankan Hukum, Tidak Ada Urusan dengan Dampak Politik

“Sisi penting lainnya adalah sikap independensi pimpinan dan struktural KPK,” terangnya.

Karena memang, akhir-akhir ini, sebagian masyarakat telah beralih menilai sikap KPK tidak jelas dalam kasus-kasus tertentu, seperti reklamasi Pantai Kapuk, Rumah Sakit Sumber Waras, dan BLBI.

“Pasti masyarakat sipil akan setia mengawal KPK selama pimpinan dan strukturalnya tidak ambigu, termasuk memperkokoh posisi penyidik internal sebagai tulang punggung watak independensi,” terang Busyro kembali. (ms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: