Cara Lion Air Group Kembangkan Minat Kreatif Generasi Muda Terhadap Industri Penerbangan

Kunjungan dan diskusi di pesawat udara (airport and aircraft visit) mencakup area kebandarudaraan, pembahasan interaktif di pesawat udara Boeing 737-900ER Lion Air. Foto oleh Devy Lubis.
Aviation Project 2022 Lion Air Group x FH Undip (12)
Aviation Project 2022 Lion Air Group x FH Undip (11)
Aviation Project 2022 Lion Air Group x FH Undip (10)
Aviation Project 2022 Lion Air Group x FH Undip (7)
Aviation Project 2022 Lion Air Group x FH Undip (5)
Aviation Project 2022 Lion Air Group x FH Undip (4)
Aviation Project 2022 Lion Air Group x FH Undip (2)
Aviation Project 2022 Lion Air Group x FH Undip (1)

SEMARANG, SUARADEWAN.com — Lion Air Group bersama Fakultas Hukum Universitas Diponegoro – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pseudorechtspraak menggelar “Aviation Project” yang dijalankan berjadwal periode November – Desember 2022, mengenai:

  1. Webinar – pengadaan dan pembiayaan pesawat udara bersama pakar hukum dari Dentons HPRP (Hanafiah Ponggawa & Parnters).
  2. Kunjungan ke pesawat udara (airport and aircraft visit) mencakup area kebandarudaraan, pembahasan interaktif di pesawat udara Boeing 737-900ER Lion Air serta pengelola lalu lintas udara – AirNav Indonesia. Topik terkonsentrasi pada standar operasional prosedur penerbangan (penanganan penumpang, penanganan bagasi, penanganan kargo, penanganan pesawat udara), perawatan pesawat udara, proses kerja antar-stakeholders, ketentuan penumpang ketika melakukan perjalanan udara dan lainnya.
  3. Diskusi yang dikemas dalam Aviation Panel dengan membahas pengetahuan tentang operasional, bisnis, keselamatan penerbangan, pengenalan profesi serta mengungkap bahwa terbang itu aman, sehat dan menyenangkan.

Agenda “Aviation Project” diperkenalkan sebagai rangkaian aktivitas akademi yang fokus pada sektor pendidikan bersifat informatif, inspiratif dan kreatif.

  • Pertama – informatif yang fokus memberikan perkembangan perusahaan secara komprehensif dan perkembangan bisnis aviasi, bertujuan mengantarkan kalangan muda menjadi lebih dekat dalam mengenal perusahaan.
  • Kedua – inspiratif, bahwa Lion Air Group menularkan nilai-nilai positif atau filosofi dengan harapan akan lebih menggugah minat penerbangan dan kepemimpinan, karena mahasiswa serta lulusan baru perguruan tinggi akan berpeluang menjadi generasi pemimpin era mendatang.
  • Ketiga – kreatif, program ini bisa mendorong semangat maupun karakteristik bagi para milenial (generasi muda bidang akademisi) untuk berkarier dan berkarya, sesuai bidang kemampuan sehingga diharapkan lebih berdaya cipta dalam kontribusi positif terhadap perusahaan dan industri sebagai bagian dari Lion Air Group.

Diresmikan oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Retno Saraswati, S.H.,M.Hum; Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan; Dr. Tri Laksmi Indreswari, S.H, M.H. bersama Kepala Departemen Hukum Internasional , Dr. Adya Paramita Prabandari, S.H., MLI., M.H.; Dosen Pembimbing Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pseudorechtspraak, Dr. Irma Cahyaningtyas, SH, M.H; Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pseudorechtspraak, Erdanoe Apriyan Nasution beserta tim; perwakilan pramugari (awak kabin) serta tim operasional Lion Air Group di Semarang.

“Tujuan “Aviation Project” guna mendukung pembelajaran dalam bagian Kampus Merdeka dengan memberikan tantangan dan peluang (kesempatan) dalam upaya meningkatkan kreativitas, inisiatif, mengelola kegiatan, kepribadian, kebutuhan mahasiswa serta meningkatkan kemandirian dalam mencari dan menemukan (memperoleh) pengetahuan salah satunya di industri penerbangan – Lion Air Group berdasarkan fakta (kenyataan) serta dinamika lapangan,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantorodalam keterangan tertulisnya (4/12).

Kolaborasi Lion Air Group bersama akademisi sebagai salah satu program unggulan yang dilatarbelakangi bentuk kepedulian perusahaan pada lingkungan pendidikan perguruan tinggi sejalan keseriusan Lion Air Group guna mengakomodir pengalaman praktisi (pelaku bisnis) ke milenial dalam berbagai informasi.

“Aviation Project” yang dijalankan secara kesinambungan diharapkan turut berkontribusi bagi para akademisi atau perguruan tinggi sangat berperan dalam pengembangan sektor aviasi dan membantu peningkatan kapasitas sumber daya manusia unggulan melalui berbagai program.

“Lion Air Group mengucapkan terima kasih atas inisiasi dan kolaborasi bersama sehingga “Aviation Project” telah selesai dilakukan, berjalan lancar. Pada kesempatan berikutnya, agenda ini terus dikembangkan,” jelas Danang.

Pola kerjasama yang terjalin, merupakan bentuk komitmen perusahaan dan perguruan tinggi dalam memberikan nilai tambah bagi para praktisi dan akademisi.

Lion Air Group berupaya merancang goes to campus x campus goes to Lion Air Group menjadi atraktif, menarik dan disesuaikan minat pengembangan mahasiswa serta program studi.

Kehadiran Lion Air Group di kampus dapat merepresentasikan semangat dan komitmen menjadi bagian dalam pembangunan generasi bangsa, diprioritaskan optimalisasi kegiatan bersama di bidang  penerbangan dan pendidikan.

Agenda tersebut menjadi kegiatan berkelanjutan gerakan goes to campus yang dilakukan secara bertahap. Fakultas Hukum Universitas Diponegoro menjadi ke-34 yang dilakukan oleh Lion Air Group. Kedepan, program tersebut akan terus dijalankan secara terstruktur dan kesinambungan di kota-kota berikutnya. (red/ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90