HomeEkonomi

CSIS: Rendahnya Dukungan Milenial kepada Jokowi-JK Disebabkan Lapangan Pekerjaan

CSIS: Rendahnya Dukungan Milenial kepada Jokowi-JK Disebabkan Lapangan Pekerjaan

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Dukungan mahasiswa dan kaum milenial terhadap pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dipengaruhi oleh ketersediaan lapangan pekerjaan bagi generasi tersebut.

Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Phillips Vermonte mengungkapkan, menurut survei CSIS lemahnya dukungan ini disebabkan kekhawatiran di bidang lapangan pekerjaan.

Pasalnya, Phillips menuturkan responden dari generasi tersebut belum memiliki pekerjaan atau sudah memiliki tetapi tidak memungkinkan berganti pekerjaan karena situasi ekonomi yang tidak mendukung.

“Sehingga kalau pemerintah Jokowi tidak bisa menyediakan pekerjaan yang berartii bagi kelompok ini tingkat dukungannya akan mengecil,” ungkap Phillips dalam Economic Challenges ‘Keseimbangan Baru Ekonomi Digital’, Senin (4/11).

Baca Juga:  Survei IDM: PDIP dan Golkar Dua Besar Dipilih Responden

Baca juga:

Hasil survei CSIS juga menunjukan sekitar 75,3% kaum milenial yang optimistis bahwa pemerintahan Jokowi-JK mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, jumlah ini lebih rendah dibandingkan dengan kaum non-milenial yang persentasenya mencapai 77,8%.

Baca Juga:  Survei: Partai Demokrat Geser Golkar, Sangat Mungkin Menyalip Gerindra dan PDIP

Sementara itu, milenial tidak optimistis terhadap pemerintah dalam mendongkrak kesejahteraan dimana jumlahnya mencapai 23,7%. Persentase tersebut lebih tinggi dibanding dengan kaum milenial yang hanya sekitar 21,9%.

Dari sisi optimisme terhadap kemampuan pemerintah meningkatkan pembangunan, CSIS merekam optimisme milenial hanya mencapai 82,5%, lebih rendah dibandingkan dengan non-milenial sebesar 83,8%.

Adapun, milenial yang tidak optimistis dengan kemampuan pemerintah dalam hal pembangunan mencapai 16,2%. Persentase ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan non-milenial yang hanya 15,7%. (FBC)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: