Dalam Sepekan, 5.352 Warga Bogor Positif Covid-19

Bupati Bogor Ade Yasin

BOGOR, SUARADEWAN.com — Dalam sepekan terakhir, pada periode 12-17 Juli 2021, tercatat 5.352 kasus positif baru Covid-19 terjadi di Kabupaten Bogor. Bupati Bogor Ade Yasin mengungkapkan, catatan itu merupakan hasil tes PCR di daerah lain dari warga Kabupaten Bogor.

“Jadi misalnya itu orang yang tinggal di Tangerang, tapi ber-KTP Kabupaten Bogor terus ikut tes PCR di sana. Karena sekarang kan kan pendataan ada di pusat. Jadi semua yang tes PCR hasilnya dimasukkan ke data harian monitoring kita. Tapi belum tentu mereka tinggal di Kabupaten Bogor,” kata Ade Yasin, Minggu (18/7).

Meski penambahan kasus semakin tinggi, Ade Yasin merasa berat jika Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diperpanjang. PPKM Darurat diterapkan untuk mengurangi mobilitas masyarakat. Tujuan akhirnya menurunkan angka penularan Covid-19. Namun, sejauh ini belum terbukti efektivitasnya.

“Penularan masih tinggi sampai sekarang dan ini memang tidak bisa diselesaikan dalam 17 hari. Pemerintah pusat juga memantau langsung pergerakan masyarakat melalui citra satelit. Kalau ada kerumunan langsung dibubarkan,” katanya.

Meski demikian, pemda siap menjalankan apapun keputusan pemerintah pusat. Pemkab Bogor harus bersiap kembali menggeser alokasi anggaran untuk penanganan kesehatan di Bumi Tegar Beriman. Sebab, anggaran yang dibutuhkan untuk pengadaan obat dan penunjang kesehatan lainnya tidak sedikit.

“Berat. Terutama untuk pemda dan rumah sakit. Tapi, kalau itu kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat, kita harus jalani. Kita harus siap. Toh kebijakan itu kan untuk mengurangi penyebaran virus,” kata Ade. [mer/noe]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90