oleh

Debat Perdana, Safaruddin Membuat Awang Ferdian Melongo-Tertawa Malu

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Calon wakil Gubernur Kaltim nomor urut 4, Irjen Pol Purnawirawan Safaruddin berhasil membuat pesaingnya Awang Ferdian Hidayat meralat pernyataan tentang “1 Triliun 1 Desa” dalam siaran langsung Debat Publik Pilgub Kaltim di Metro TV, Rabu (25/4/2018).

“Itu (Awang Ferdian Hidayat) kan memang mengatakan 1 triliun 1 desa itu tidak logis. Dan beliau meralat itu,” kata Safaruddin diwawancarai usai acara debat publik yang disiarkan langsung Metro TV.

Saat sesi tanya jawab, Safaruddin tanpa basa basi menyebut Awang Ferdian Hidayat hanya bisa berikan bantuan ke 8 desa di Kaltim jika programnya 1 triliun 1 desa. Dengan asumsi APBD Kaltim mencapai Rp 8 triliun setiap tahun.

Baca Juga:  Jejak Sang Jenderal, Pencipta Keamanan Kalimantan Timur

“Hanya 8 desa yang bisa bapak berikan bantuan itu (1 triliun 1 desa). Bagaimana bapak menjelaskan kepada kami,” kata Safaruddin yang membuat beberapa penonton di studio Metro TV, riuh.

Hadi Mulyadi yang duduk mendengar terikut suasana tanggapan Safaruddin yang bercanda. Hadi tak bisa menyembunyikan raut wajahnya tersenyum lebar.

Lalu, saat Safaruddin kembali mengulangi pernyataan bahwa hanya 8 desa yang bisa mendapat bantuan 1 triliun. Awang Ferdian Hidayat ikut tertawa bersama para penonton mendengar penjelasan Safaruddin.

“1 desa 1 triliun, ini hanya 8 desa yang bapak bantu. Saya bantuan desa Rp 5 miliar sampai Rp 10 miliar, bapak (Awang Ferdian) menanyakan kepada saya. Seharusnya, sebelum bertanya, koreksi dirimu,” ujar Safaruddin sambil tertawa.

Baca Juga:  Safaruddin dan Ketua Laskar Merah Putih Bukber dengan Anak Yatim Piatu, Begini Doanya . . .

Safaruddin merasa yakin program unggulan bantuan dana desa Rp 5 miliar sampai Rp 10 miliar ini dapat menggerakkan potensi sektor ekonomi diluar sektor migas dan batubara yang masih menjadi ketergantungan ekonomi Kaltim.

“Kita akan menggerakkan sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan. Supaya bisa juga meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Safaruddin.

sumber: #4TimMedia

Komentar

Berita Lainnya