HomeSosial Budaya

Dewan Masjid Indonesia Kritik Pedoman Isi Ceramah dari Kemenag

Dewan Masjid Indonesia Kritik Pedoman Isi Ceramah dari Kemenag

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Dewan Masjid Indonesia (DMI) melayangkan kritik kepada Kementerian Agama (Kemenag) terkait penyusunan pedoman isi materi yang boleh dan tidak boleh disampaikan penceramah agama di rumah ibadah.

Sekjen DMI, Imam Addaruquthni mengatakan, Kemenag tidak perlu membuat pedoman materi ceramah di masjid karena hal tersebut akan memicu masalah baru. Menurut Imam, yang perlu dilakukan adalah melarang menyampaikan pesan bernada provaktif dalam ceramah.

“Jadi sebenarnya yang perlu diberikan hanya pemberitahuan hindarkan provokasi. Kalau pedoman itu dibuat pemerintah sudah masuk dalam masjid, besok-besok pemerintah khotbah sendiri, pemerintah yang ngatur,” kata Imam Senin (21/3/17).

Imam menilai pedoman isi ceramah yang tengah disusun oleh Kemenag merupakan bentuk kekhawatiran. “Iya sekarang itu mungkin karena banyak kekhawatiran, alasan banyak kekhawatiran dengan dai-dai di masjid,” pungkasnya.

Selama ini, jelas Imam, para da’i dalam memeberikan ceramah agama di masjid membawa pesan yang sejuk dan tidak ada yang salah. “Di masjid itu tak ada yang perlu dikhawatirkan sebenarnya, cuma kadang-kadang amar makruf nahi mungkar itu,” Pungkas Imam.

Kementerian Agama sedang menyusun pedoman bersama ceramah di rumah ibadah. Pedoman itu berisi aturan tentang materi yang boleh dan tidak boleh disampaikan penceramah agama di tempat ibadah. (DD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: