Dianggap Melakukan Pelanggaran Kampanye, Anies Dilaporkan

SUARADEWAN.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) karena dianggap melakukan pelanggaran kampanye. Hal itu disangkakan dilakukannya saat mengunjungi Aceh beberapa waktu lalu.

Anggota Bawaslu Puadi mengatakan, laporan telah disampaikan ke Bawaslu pada Selasa (6/12). Pihak pelapor adalah Aliansi Pemuda Cinta Demokrasi (APCD).

“Benar, kemarin ada WNI datang ke kantor Bawaslu RI untuk melaporkan peristiwa kampanye yang dilakukan Anies Baswedan di Aceh pada tanggal 2 Desember 2022,” kata Puadi seperti dikutip CNNIndonesia.com, Rabu (7/12).

Kata Puadi, Bawaslu belum menerima laporan tersebut dikarenakan pelapor belum membawa bukti tiga rangkap.

Bawaslu mempersilakan pelapor melengkapi berkas laporan tentang dugaan pelanggaran tersebut terlebih dahulu. Pelapor, seperti disampaikan Puadi,  diberi tenggang waktu sepekan untuk melengkapi bukti-bukti.

“Mereka ingin melengkapi bukti dulu dan akan datang kembali ke kantor Bawaslu RI untuk melaporkan, sebelum tujuh hari sejak diketahui,” ujar Fuadi.

Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya menyangkal tuduhan miring yang menyebutkan bahwa Anies Baswedan dan partainya melakukan kampanye politik di tempat ibadah.

“Anies dan Partai NasDem tidak pernah menggunakan tempat beribadah untuk berkampanye,” kata Willy.

Willy beralasan bahwa Anies hanya salat dan beribadah di masjid. Namun, banyak warga yang mendatanginya dan meminta foto. Menurutnya, itu bukan salah Anies. Dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (8/12/22).

“Apa yang salah? Apa bedanya dengan public figure atau artis yang juga mengalami hal seperti itu?” tandasnya.

Willy menambahkan bahwa selama ini yang partainya lakukan hanya mengenalkan sosok Anies kepada masyarakat. Sambutan masyarakat yang begitu luas,  kata dia,  menunjukkan bahwa Anies sosok yang dirindukan.

“Yang dilakukan selama ini hanya mengenalkan Pak Anies kepada masyarakat. Itu saja. Kalau kemudian sambutannya luas dan besar ya itu artinya masyarakat sedemikian rindu sosok seperti Pak Anies,” imbuhnya.

Sebelumnya, Anies Baswedan juga pernah dilaporkan ke Bawaslu atas dugaan kampanye terselubung pada September. Ia dilaporkan karena penyebaran tabloid KBA News yang berisi artikel berbagai pencapaian Anies di DKI Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90