HomeKontroversi

Didik J Rachbini: KPK Jangan Ngurusin Rp 15 Juta, Terlalu Recehan Walaupun itu Benar

Didik J Rachbini: KPK Jangan Ngurusin Rp 15 Juta, Terlalu Recehan Walaupun itu Benar

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Sebanyak 41 anggota DPRD Kota Malang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ke-41 wakil rakyat di Kota Malang itu diduga menerima suap dan gratifikasi kasus pembahasan APBD-Perubahan di Pemkot Malang tahun anggaran 2015.

Sebanyak 22 anggota DPRD Kota Malang yang sudah berstatus tersangka baru saja diumumkan KPK pada Senin (3/9/2018) sore kemarin. Sementara 19 orang lainnya sudah ditetapkan sebagai tersangka lebih dulu.

Total ada 41 anggota DPRD Kota Malang yang menjadi tersangka dari 45 anggota DPRD Kota Malang periode 2014- 2019.

Baca Juga:  Walikota Pasuruan Tambah Daftar 17 Kepala Daerah Yang Terjaring OTT KPK Tahun Ini

22 Anggota DPRD Kota Malang diduga mendapatkan hadiah uang dari Wali Kota Malang nonaktif Mochammad Anton dengan nominal yang bervariasi, yakni Rp 12,5 juta hingga Rp 50 juta.

Ketua Dewan Pengurus Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) Didik J Rachbini yang ditemui di sela-sela kegiatan diskusi di Gedung DPR RI Senayan sedikit berbicara mengenai kasus korupsi yang melibatkan 41 anggota DPRD Malang tersebut. Didik meminta KPK mengurusi kasus yang lebih besar.

Baca Juga:  Lima Kantor Dinas Kabupaten Malang Diobok-obok KPK

“Boleh saya kira diberi satu tindakan hukum, tetapi KPK jangan ngurusin yang Rp 15 juta, Rp 5 juta, itu terlalu recehan walaupun itu benar, tidak salah. Tetapi KPK harus mengurus yang besar dan itu harus dicoba diserahkan kepada kejaksaan dan polisi,” ucap Didik.

“Karena itu, polisi dan kejaksaan harus bersih juga. Polisi dan jaksa itu didampingi KPK karena kan tidak bersih, dulu itu tidak diterima dan tidak bersih,” pungkasnya. (de)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: