oleh

Kapolda Kaltim Serukan Kebhinnekaan

BALIKPAPAN, SUARADEWAN.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Pol Drs Safaruddin diberikan kesempatan mengisi kuliah umum dengan tema “Penguatan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa” di hadapan ratusan Mahasiswa STT Migas Balikpapan, Selasa (17/10) 2017.

Diatas podium, Irjen Pol lulusan Akpol 1984 ini banyak mengurai tentang pentingnya pancasila sebagai ideologi bernegara. Pancasila adalah satu-satunya ideologi yang mampu merekatkan semua etnis bangsa yang ada di Indonesia ini.

Oleh karenanya, putra kelahiran Sengkang, Sulsel ini berharap agar mahasiswa juga bisa menjadi agen perubahan bangsa dengan mengambil falsafah pancasila sebagai ideologi bernegara.

“Mahasiswa sebagai penerus bangsa, sebagai wujud mengayomi semua etnis sesuai bhineka tunggal ika,” kata Safaruddin dihadapan ratusan Mahasiswa STT Migas Balikpapan, Auditorium Kompleks Kampus STT Migas Balikpapan, Selasa (17/10) 2017.

Baca Juga:  Lengkap Dengan Doa, Safaruddin Patahkan Argumen Hadi Mulyadi Soal Keamanan
Irjen Pol Safaruddin foto bersama mahasiswa STT Migas Balikpapan dan sejumlah petingga STT Migas

Jenderal bintang dua ini juga menjelaskan bahwa negara ini berdiri sudah didasari dengan pancasila. Sehingga dengan adanya perbedaan jangan menjadi masalah. Ragam kultur, budaya dan etnis justru menjadikan indonesia negara dengan tingkat kemajemukan yang harus terus dipelihara.

Baca juga:

Pada kesempatan itu juga Kapolda Kaltim menjelaskan tentang kinerja Polri terutama di Polda Kaltim yang sudah memanfaatkan teknologi informasi. Hal ini sesuai motonya Polri yang “Promoter” (Profesional, Modern dan Terpercaya).

Baca Juga:  Lagi, Cawagub No Urut 4 Pilgub Kaltim Dapat Dukungan dari Tokoh Muara Badak
Kapolda Katim Irjen Pol Drs Safaruddin saat kuliah umum dengan tema “Penguatan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa” di hadapan ratusan Mahasiswa STT Migas Balikpapan, Selasa (17/10) 2017.
Kapolda Katim Irjen Pol Drs Safaruddin menerima cinderamata dari STT Migas Balikpapan, Selasa (17/10) 2017.

“Polda Kaltim sudah menggunakan teknologi yang modern seperti menggunakan aplikasi pelayanan langsung atau yang disingkat “Amplang”. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat menggunakan untuk berbagai layanan, mulai dari mengurus SKCK, memperpanjang SIM, melaporkan kehilangan, hingga ada tombol panik (Panic Button) yang berguna untuk memberikan informasi kepada polisi terdekat untuk mendatangi TKP apabila terjadi tindak kejahatan,” pungkasnya. (AW)

Komentar

Berita Lainnya