HomeInternasionalAsia-Afrika-Pasifik

Direktur Celios: Ekonomi China Mampu Tumbuh Positif Usai Lakukan Lockdown

Direktur Celios: Ekonomi China Mampu Tumbuh Positif Usai Lakukan Lockdown

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Karantina wilayah secara total atau lockdown selama pandemi menjadi pilihan mengatasi penyebaran Virus Corona yang kian ganas. Salah satu negara yang dinilai berhasil tumbuh positif usai lockdown adalah China.

Direktur Celios (Center of Economic and Law Studies) Bhima Yudhistira mengatakan, negara Tirai Bambu itu memang sempat mengalami pertumbuhan negatif saat penerapan lockdown. Namun usai lockdown, ekonomi perlahan bangkit hingga tumbuh positif.

“Seperti China yang lakukan lockdown ekonomi turun negatif 6,8 persen pada kuartal I 2020, tapi positif di kuartal ke II sebesar 3,2 persen,” kata Bhima kepada merdeka.com, Jakarta, Rabu (23/6).

Baca Juga:  Satu Menit di Lift, Wanita di China Tularkan Virus Corona Pada 71 Orang

Pertumbuhan positif tak sampai disitu, sebagai negara pertama yang terinfeksi Covid-19, ekonomi China melejit di kuartal-I 2021. Dalam laporannya, China mencatat ekonomi tumbuh 18,3 persen.

“(Pertumbuhan ekonomi) berlanjut hingga terakhir kuartal I-2021. Ekonomi China tumbuh menakjubkan sebesar 18,3 persen,” kata Bhima.

Melihat kondisi itu, Bhima menyarankan, Indonesia mau mengambil langkah lockdown. Mengingat saat ini penyebaran Covid-19 kian merajalela. “Kita tidak boleh ragu menyelamatkan kesehatan sebagai prioritas karena yang diuntungkan adalah ekonomi juga,” tandasnya. (mer)

Comment