Dituduh Sebagai Mantan PSK, Irina Ustinova Minta Perlindungan Dari MUI

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Irina Ustinova, istri dari Hermansyah ahli IT ITB yang dibacok di tol Jagorawi pada Minggu (9/7), meminta pendampingan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) atas tudingan isu negatif tentang dirinya yang menuduhnya sebagai mantan PSK.

Sebagaimana yang diberitakan oleh beberapa media, Irina diberitakan sebagai mantan PSK. Namun, Pengacara Irina, Ikhwan membantah hal tersebut.

“Klien saya (Irina) adalah seorang muslimah dan membantah keras dia tidak pernah melakukan bisnis prostitusi,” ujar Ikhwan sebagaimana dilansir detikcom, Kamis (13/7).

Banyak yang bersimpati atas ketegaran seorang Irina Ustinova, yang melakukan aksi heroik dalam kondisi tertekan dan panik, ia bisa melarikan suaminya ke rumah sakit setelah sempat melakukan perlawanan kepada pelaku pembacokan.

Baca Juga:  Bermotif Lendir, Hermansyah Dibacok karena Bawa Lari PSK Malioboro

Hal itu diakui oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan mengatakan, Irina sempat melawan para pengeroyok, namun, dia tak sempat keluar dari mobilnya.

“Istrinya sempat mukul pelaku menggunakan payung pas kejadian,” ujar Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/7).

Perwakilan keluarga Hermansyah berjanji tak akan tinggal diam atas tuduhan yang dialamatkan kepada Irina, lewat dunia maya, Iriana dituding sebagai mantan pekerja seks komersil (PSK).

Baca juga: Bermotif Lendir. Hermansyah Dibacok Karena Bawa Lari PSK Malioboro

Terkait tudingan itu, pihak keluarga akan meminta pendampingan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Mohon dicatat, Ibu Irina adalah seorang muslimah. Dengan ini, keluarga dan Irina meminta kepada pemimpin agama, MUI memberikan perlindungan kepada umatnya. Meminta kepada MUI perlindungan dalam versi Islam,” kata Ikhwan, juru bicara keluarga Hermansyah.

Baca Juga:  Mantan Pimpinan KPK: Penyelidikan Korupsi Century Terhambat Karena Intervensi Politik

Atas permintaan perlindungan Irina dan keluarga kepada MUI, Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi menyatakan, pihaknya siap memberikan perlindungan semaksimal mungkin terhadap keluarga Ahli IT dari ITB Hermansyah yang menjadi korban penganiayaan.

“Terkait dengan permohonan keluarga korban (Hermansyah) meminta perlindungan kepada MUI, kami sangat berterimakasih atas kepercayaannya itu dan MUI menyambut dengan tangan terbuka. MUI akan memberikan bantuan perlindungan semaksimal mungkin,” ujar Zainut dalam siaran pers yang diterima suaradewan.com, Jumat (14/7). (ZR)

Tinggalkan Balasan

banner 728x90