DPR Siap Matangkan Transformasi Digital

SUARADEWAN.com – Transformasi digital adalah isu yang terus didengungkan oleh pemerintah, terlebih terkait adanya dorongan sejumlah negara memasuki zaman 5.0. Menyikapi bolasalju tersebut, Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI Indra Pahlevi menganggap ini sebagai tantangan yang perlu dihadapi.

Khusunya terkait memajukan sisi publikasi, baik kegiatan Kedewanan maupun Kesetjenan DPR RI, Indra Pahlevi mengungkapkan pihaknya sudah mulai bersiap dengan rencana strategi untuk menanggulangi hal tersebut. Di antaranya adalah dengan mematangkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan bersiap pada transformasi digital di setiap media di DPR.

”Beberapa capaian yang sudah kita hasilkan di tahun 2022 harus dipertahankan. Transformasi digital menjadi satu hal yang sangat penting. Yang kedua, tantangan ke depan adalah punya strategi khusus, yaitu strategi komunikasi yang bisa meng-enggage publik di semua platform pemberitaan DPR baik media cetak, media sosial, media online, juga TV dan Radio Parlemen,” kata Indra, Jakarta, Jumat (23/12).

Indra mengungkapkan, selain meningkatkan kapasitas SDM dan menyiapkan equipment yang mendukung transformasi digital di DPR, pihaknya juga tengah merancang program desain mengenai kinerja Anggota DPR agar mudah diterima dan dipahami oleh publik.

”Nanti kita akan mencoba melibatkan juga beberapa pihak, seperti pakar komunikasi, praktisi komunikasi, termasuk juga para mantan Pemred (Pemimpin Redaksi) dan penyiar yang menjadi anggota DPR. Itu akan kita libatkan dalam rangka bagaimana membuat pemberitaan tentang DPR baik di mata masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Indra juga menyampaikan tantangan besar lainnya adalah mengenai tingkatan outcome dari program yang telah dijalankan. Menurutnya, sampai saat ini, outcome dari program Biro Pemberitaan Parlemen kepada masyarakat masih perlu ditingkatkan kembali. ”Tetapi kita tetap harus berusaha untuk meyakinkan publik bahwa DPR bekerja, dan itu harus dipahami oleh masyarakat itu semua untuk kepentingan mereka,” jelas mantan wartawan di salah satu harian lokal di Yogyakarta ini.

Di akhir, Indra menyampaikan bahwa perbaikan yang dilakukan oleh Biro Pemberitaan Parlemen ini merupakan sebuah keniscayaan. Sehingga, ia berharap agar semua pihak dapat mendukung semua perbaikan yang tengah dilaksanakan. ”Itu menjadi tantangan terbesar kita. Biro Pemberitaan tidak ada kata putus asa, tidak ada kata selesai, bahwa ini never ending process. Harus kita lakukan selalu dan selalu untuk pencapaian terbaik di tahun-tahun yang akan datang,” [***]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90