HomeDPRD

DPRD Kota Malang Sisa 4 Orang, Partai Politik Dimbau Segera Lakukan PAW

DPRD Kota Malang Sisa 4 Orang, Partai Politik Dimbau Segera Lakukan PAW

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Ketua Komisi II DPR RI Zainudin Amali (Fraksi Golkar) mengimbau partai politik segera melakukan pergantian antarwaktu (PAW) terhadap anggota DPRD Kota Malang yang terjerat kasus dugaan korupsi. Amali menyatakan agar pemerintahan Kota Malang tetap berjalan menyusul penetapan tersangka terhadap 41 anggota DPRD Kota Malang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Amali mengatakan dengan ada PAW, maka tidak terjadi kekosongan. “Jadi tidak vakum sehingga pihak eksekutif, pemerintah kota tetap bisa rapat dengan DPRD kota Malang,” ujar Amali di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/9).

Baca Juga:  Ketua Komisi II DPR: Yang Kalah Harus Menerima, Yang Menang Jangan Menyombongkan Diri

Menurut Amali, dengan kondisi DPRD Kota Malang sekarang ini, keberlangsungan pemerintahan Kota Malang terancam. Sebab, dalam pengambilan keputusan seperti anggaran membutuhkan persetujuan legislatif.

“Pembahasan prioritas bisa dijalankan. Pembahasan-pembahasan seperti sekarang ini, itu menjadi stuck,” ujar Amali.

Politikus Partai Golkar tersebut juga menilai pergantian antarwaktu lebih baik dibandingkan Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan diskresi. Amali khawatir, diskresi justru bakal menimbulkan permasalahan pada masa mendatang.

Baca Juga:  41 dari 45 Anggota Dewan Jadi Tersangka Korupsi, Kota Malang Lumpuh

“Yang kaitan dengan diskresi saya belum melihat aturannya. Saya khawatir kalau sekda yang diperintahkan untuk menyusun raperda misalnya, raperda ini kan tetal harus disahkan di DPRD. Jadi itu yang akan menjadi kesulitan,” ujar Amali.

Menurut Amali, parpol dalam mengisi proses pergantian antarwaktu juga tidak terlalu sulit. Ia menganggap pergantian antarwaktu juga bisa berlangsung dengan cepat.

“Saya memperkirakan paling seminggu prosesnya, kemudian sudah ada pelantikan anggota DPRD yang baru sesuai dengan tupoksinya,” kata Amali. (re)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: