HomeHukum dan HAM

Dua Kali Mangkir dari Panggilan Penyidik, Bos FPI akan Dijemput Paksa

Dua Kali Mangkir dari Panggilan Penyidik,  Bos FPI akan Dijemput Paksa

JAKARTA, SUARADEWAN.com –  Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab kembali mangkir dari panggilan kedua dari kepolisian yang dijadwalkan akan diperiksa pada Rabu 10 Mei 2017 lalu terkait kasus chat mesum.

Kepolisian akan mengeluarkan surat penjemputan paksa kapada Rizieq yang saat ini  diketahui sedang berada di Malaysia. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, surat penjemputan paksa terhadap Rizieq akan dikeluarkan pada senin 15 Mei 2017, besok.

“Hari Senin besok baru kita keluarkan (surat penjemputan paksa) agar kemudian nanti penyidik mencari di mana yang bersangkutan berada,” terang Argo, Minggu (14/5/17).

Argo menjelaskan, penjemputan yang akan dilakukan pihaknya sudah sesuai prosedur hukum yang berlaku. Pasalnya, Rizieq sudah 2 kali tidak memenuhi panggilan penyidik. “Ya karena yang bersangkutan sudah 2 kali dipanggil tetapi tidak datang,” imbuh Argo.

Selain itu, ketentuan untuk menjemput atau membawa Rizieq yang saat masih berstatus sebagai saksi sudah diatur dalam KUHP.

“Statusnya saksi. Boleh kok saksi dibawa atau dijemput, itu diatur Pasal 216 KUHP,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Rizieq sudah dua kali mangkir dari pemangilan penyidik Direktorat Reskrim Polda Metro Jaya dalam pemeriksaan kasus chat berkonten pornografi yang diduga dilakukan oleh pimpinan FPI tersebut dengan Firza Husein.

Pemeriksaan pertama dijadwalkan pada Selasa 25 April 2017. Sementara panggilan kedua dijadwalkan pada Rabu 10 Mei 2017 lalu. (dd)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: