Dua Pelaku Ranmor Bersenjata Api Diamankan Polsek Pamulang

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Dua pelaku pencurian sepeda motor bersenjata api, A (22) dan JY (22) akhirnya diamankan Polsek Pamulang, setelah tertangkap tangan mencuri sepeda motor yang parkir di area klinik Universitas Islam Negeri di Pamulang, pada Rabu (28/2) kemarin.

Pelaku berinisial A yang bertindak sebagai joki, ditembak petugas lantaran mencoba melawan saat hendak dilakukan penangkapan petugas.

Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Fadli Widianto mengatakan, berdasarkan laporan warga akan maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah Pamulang, tim Vipers Polsek Pamulang melakukan observasi ke sejumlah titik rawan pencurian.

“Saat sedang mengobservasi, mencuriagai empat orang dengan dua motor berputar-putar di kawasan Jalan Surya Kencanan, tak lama 2 motor itu masuk ke dalam parkiran Klinik UIN,” kata AKBP Fadli, kesejumlah awak media, pada Kamis (1/3) di Mapolres Tangsel.

Barang Bukti

Kata AKBP Fadli, kecurigaan petugas pun benar, sebab para pelaku terlihat hendak mencuri sepeda motor yang ada di parkiran klinik. Para pelaku pun mencuri sepeda motor dengan kunci leter T yang mereka gunakan.

Baca Juga:  YRT Ahlul Qur’an Batu Bara Gelar Semnas WBA Speed Reading untuk Bekali Penghafal Al-Qur’an

“Saat berusaha membawa kabur langsung disergap petugas, dua pelaku berhasil kami amankan, dan dua lainya berhasil kabur tanpa barang curian yang dibawa,” katanya.

Pihak kepolisian sendiri terpaksa memberikan peringatan tegas kepada pelaku A yang mencoba melawan saat sedang ditangkap. Keduanya juga masih pelaku pemula, yang baru diajak untuk mencuri sepeda.

Baca Juga:  Meriah, Ratusan Warga Ikuti Gowes Bareng Jelang HUT Tangsel Ke-9 di CFD BSD City

“Mereka masih baru, dan ini aksi pertama kalinya. Keduanya merupakan jaringan pencuri sepeda motor asal Lampung,” bebernya.

Pihak kepolisian juga menyita 3 unit sepeda motor hasil kejahatan pelaku, selain itu Polisi juga menyita satu senjata tajam berupa pisau belati dan senjata api rakitan dengan 4 selongsong peluru yang dibawa.

“Mereka ini jaringan Lampung, yang membawa senjata api. Kami juga masih mendalami dan melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya. Sementara kedua motornya pun akan kami kembalikan pada pemilik masing-masing,” tukasnya.

Atas perbuatanya pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun. (FN)

Tinggalkan Balasan

banner 728x90