HomeNasionalSosial Budaya

Dukung Program ‘Kampus Merdeka’, Setjen DPR RI Gelar ‘Magang di Rumah Rakyat’

Dukung Program ‘Kampus Merdeka’, Setjen DPR RI Gelar ‘Magang di Rumah Rakyat’

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Merdeka Belajar menjadi konsep penting dalam menyiapkan mahasiswa untuk menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja dan kemajuan teknologi yang pesat. Melalui konsep merdeka belajar, mahasiswa diberikan kebebasan untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di luar kampus.

Mahasiswa akan diberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas, sehingga mahasiswa memiliki kompetensi baru, dan lebih siap untuk menghadapi kebutuhan zaman yang berdinamika.

Oleh karena itu, dengan konsep Merdeka Belajar ini, Sekretariat Jenderal DPR RI sebagai salah satu Kesekretariatan Lembaga yang menjadi mitra dari program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan turut andil dalam meningkatkan kualitas dan relevansi lulusan program sarjana melalui program Magang Bersertifikat – Kampus Merdeka melalui program ‘Magang di Rumah Rakyat’.

DPR RI mempunyai tiga fungsi yaitu legislasi, pengawasan dan anggaran dalam kerangka representasi rakyat serta melaksanakan fungsi diplomasi parlemen. Peserta magang akan belajar business process pelaksanaan ketiga fungsi DPR RI melalui keterlibatan pada rangkaian proses tersebut secara langsung. Harapannya pelaksanaan magang ini akan memberikan manfaat positif baik bagi peserta magang, Perguruan Tinggi, Setjen maupun DPR RI.

Dalam program ‘Magang di Rumah Rakyat DPR RI’, penting sekali untuk memberikan konteks yang tepat pada setiap mahasiswa sebagai peserta magang, terutama dalam hal pelaksanaan fungsi DPR RI, yaitu legislasi, pengawasan, dan anggaran.

Mahasiswa akan menjalani serangkaian kuliah/ceramah dari para narasumber yang kompeten di bidangnya tentang ketatanegaraan serta kerumahtanggaan DPR RI dari para pimpinan di Setjen DPR RI sebagai dasar pemahaman mereka mengenai ketatanegaraan dan tata kerja di DPR RI.

Baca Juga:  Setelah Sering Disebut dalam Skandal Korupsi Sejak 1999, Setya Novanto Akhirnya Jadi Tersangka untuk Pertama Kali

Tahap berikutnya mahasiswa magang akan terlibat langsung dan tidak langsung dalam setiap proses pelaksanaan tugas dan fungsi DPR RI baik pada masa sidang maupun masa reses. Pembelajaran untuk mahasiswa magang akan dilakukan melalui enam mekanisme pembelajaran, yakni kuliah umum, audiensi, observasi, magang, simulasi dan evaluasi.

Pengenalan Sistem, Mekanisme Kerja, serta Pelaksanaan Tugas dan Fungsi DPR RI

Program digelar ini digelar pada 23 Agustus 2021 hingga 31 Januari 2022, dengan masa pendaftaran pada 10 Juni hingga 30 Juli 2021. Selama satu semester, mahasiswa magang akan mengikuti proses dan dan segala macam aktivitas dalam koordinasi dan penyusunan rencana, program, dan anggaran kepada DPR RI. Proses dan aktivitas tersebut akan dipandu oleh pendamping (Mentor) internal yang ada dalam unit tersebut.

Dalam prosesnya, mahasiswa magang akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk bisa berkolaborasi dan menjalani magang dengan lebih terstruktur, yang juga disesuaikan dengan kapasitas ruangan dan protokol kesehatan yang berlaku. Kegiatan dalam aktivitas ini lebih bersifat mempelajari business process Setjen DPR RI untuk menemukan tantangan yang bisa ditemukan, dan kemudian memberikan usulan solusi yang bisa dilakukan di masa mendatang.

Untuk melakukan aktivitas ini, setidaknya membutuhkan 55 mahasiswa magang yang menempati posisi sebagai Parliamanent Trainee. Pemagang terpilih akan mendapatkan kurikulum pembelajaran selama program magang, dengan capaian pembelajaran yang akan dikonversikan ke dalam SKS (Satuan Kredit Semester) kurikulum masing-masing kampus asal mahasiswa.

Baca Juga:  Ketua Komisi VII: Freeport Ancam Arbitrase Mirip Preman di Pasar

Untuk bisa menjalani magang dengan baik, pemagang juga akan mendapatkan pembekalan dan induksi awal, serta dipasangkan dengan mentor profesional yang akan mendampingi para pemagang selama proses magang berlangsung.

Perancangan Satu Data DPR RI (Programmer/developer, Website Designer, Mobile programmer, Data Analyst)

Program ini digelar pada 16 Agustus 2021 hingga 31 Januari 2022, dengan durasi pendaftaran pada 10 Juni sampai dengan 30 Juli 2021. Selama satu semester, mahasiswa magang akan melakukan kajian dan analisis untuk perancangan sistem terintegrasi satu data DPR RI berdasarkan proses bisnis yang ada dan aplikasi-aplikasi unit yang sudah ada.

Tujuannya adalah untuk menghasilkan rancangan awal yang bisa digunakan sebagai acuan pengembangan sistem satu data DPR RI. Mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi sumber data dari unit yang ada dan aplikasi yang selama ini digunakan oleh masing-masing unit untuk berbagai keperluan, didampingi oleh mentor profesional dan coach berprofil tinggi di lingkungan Setjen DPR RI.

Pemagang terpilih akan mendapatkan kurikulum pembelajaran selama program magang, dengan capaian pembelajaran yang akan dikonversikan ke dalam SKS kurikulum masing-masing kampus asal mahasiswa. Untuk bisa menjalani magang dengan baik, pemagang juga akan mendapatkan pembekalan dan induksi awal, serta dipasangkan dengan mentor profesional yang akan mendampingi para pemagang selama proses magang berlangsung. (tim parlementaria)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0