HomePolitik

Efek Debat, Peta Dukungan Pemilih Kian Berubah

Efek Debat, Peta Dukungan Pemilih Kian Berubah

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Terhitung dari tanggal 28 Januari – 4 Februari 2017, Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas kembali melakukan survei. Tujuan survei ini, sebagaimana yang dipaparkan, mencoba melihat tentang sejauh mana preferensi publik pada Pilkada DKI Jakarta dalam kurun waktu tersebut, atau setelah debat Cagub-Cawagub terselenggara.

Dalam artikel versi cetak Kompas hari ini (9/2/2017), yakni “Debat Pamungkas Jadi Penentu (hlm. 1) dan “Peta Dukungan Pemilih Berubah (hlm. 5), masing-masing menunjukkan bahwa Cagub-Cawagub nomor pemilihan satu DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono – Sylviana Murni meraih elektabilitas sebesar 28,2 persen.

Baca Juga:  Anies Himbau Pendukungnya Jangan Mengejek Ahok-Djarot

Adapun elektabilitas nomor pemilihan dua Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Syaiful Hidayat, mencapai 36,2 persen. Sedang pasangan nomor pemilihan tiga Anies Baswedan – Sandiaga Uno memiliki elektabilitas 28,5 persen.

Dari survei yang dilakukan secara tatap muka terhadap 804 responden (min 17 tahun) yang tersebar di enam kota/kabupaten di Jakarta, responden yang belum menentukan pilihannya (undecided voters) berkisar 7,1 persen.

Survei yang mencoba merekam perubahan pola dukungan masing-masing pasangan calon ini, jika dibanding dengan hasil survei sebelumnya pada tanggal 7 – 15 Desember 2016, tampak bahwa elektabilitas Agus-Sylvi menurun. Sementara elektabilitas Ahok-Djarot dan Anies-Sandi, ada perubahan elektabilitas, dalam hal ini peningkatan dukungan publik terhadap mereka.

Baca Juga:  Ungkapan Para Seleb tentang Kekalahan Ahok

Seperti diketahui, survei ini menggunakan metode pada tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error berkisar 3,46 persen. Responden dipilih secara acak dengan menggunakan metode pencuplikan sistematis dari daftar pemilih tetap (DPT) DKI Jakarta.

Guna melihat lebih lanjut pola dukungan dan efek debat Pilkada DKI Jakarta, bisa menyimak secara langsung artikel yang terkait, yang diawal sudah disebutkan terbit di versi cetak edisi 9 Januari 2017. (ms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0