HomeHukum dan HAM

Eks Walikota Depok Jadi Tersangka Korupsi Pelebaran Jalan, Negara Dirugikan Rp 10 M

Eks Walikota Depok Jadi Tersangka Korupsi Pelebaran Jalan, Negara Dirugikan Rp 10 M

DEPOK, SUARADEWAN.com — Mantan Walikota Depok Nur Mahmudi resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pelebaran Jalan Nangka, Kecamatan Tapos. Akibat korupsi itu, negara diperkirakan mengalami kerugian miliaran rupiah.

“(Kerugian) sekitar Rp 10,7 miliar,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Selasa (28/8/2018).

Argo mengatakan pihaknya telah memeriksa 30 saksi terkait kasus tersebut. Polisi juga telah memperoleh hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat, yang menemukan adanya kerugian atas dugaan korupsi itu.

Lokasi Jalan Nangka, Tapos, Depok, yang terindikasi dikorupsi.

Selain Nur Mahmudi, mantan Sekretaris Daerah Depok Ir Harry Prihanto juga ditetapkan sebagai tersangka. Argo menyebut penyidik masih mendalami kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus ini.

Baca Juga:  Anggota DPR Tersangka Penerima Suap Gatot Pujo Ditahan KPK
Baca Juga:  Daftar Uang Suap yang Diterima 38 Anggota dan Eks DPRD Sumut

“Penyidik masih mengembangkan,” imbuhnya.

Kasus itu mulai disidik Polresta Depok pada November 2017. Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa ada perbuatan melawan hukum dalam proyek pengadaan jalan tersebut.

Pengadaan lahan untuk pelebaran Jalan Nangka itu menggunakan dana dari APBD tahun anggaran 2015 senilai Rp 17 miliar. Sementara itu, polisi belum memberikan penjelasan modus Nur Mahmudi dalam korupsi tersebut. (det)

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0