Fakta Menarik Airbus 330 Lion Air untuk Penerbangan Umroh dari BIJB Kertajati Majalengka ke Madinah

A330 900 Lion Air MSN1927 take off

KERTAJATI, SUARADEWAN.com – Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group mulai 26 November 2022 mengumumkan melayani penerbangan umroh dari Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka (KJT) tujuan tujuan Bandar Udara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Arab Saudi (MED).

Dalam mendukung kemudahan perjalanan untuk kebutuhan ibadah ini, Lion Air mempersiapkan armada jenis: Airbus 330-300CEO dan Airbus 330-900NEO.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro (25/11) menyampaikan bahwa armada ini memiliki beberapa Fakta dan fitur menarik armada yang dioperasikan oleh Lion Air ini sebagaimana dibawah ini:

  1. Armada generasi modern jenis pesawat berbadan lebar (wide body) yang dikirimkan langsung dari pabrikan pesawat.
  2. Pengoperasian pesawat seri NEO, Lion Air sebagai maskapai pertama di Asia Pasifik mengoperasikan Airbus 330-900NEO sejak Juni 2019.
  3. Hingga kini, dalam mendukung operasional di seluruh jaringan rute jarak jauh, Lion Air mengoperasikan 6 (enam) Airbus 330-300CEO dan 8 (delapan) Airbus 330-900NEO.
  4. Konfigurasi atau bertata letak kursi lorong ganda (double aisle)
  • Airbus 330-300CEO terdiri dari 18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi.
  • Airbus 330-900NEO didesain dengan 440 kursi kelas ekonomi.
A330neo Lion Air MSN1933 cabin session
  1. Kursi lebih ergonomis. lebih nyaman, jarak antarkursi lebih lega, tersedia sandaran lengan yang lebar.
  2. Pesawat dilengkapi fitur utama yang menawarkan pengalaman terbang bagi setiap penumpang (jamaah umroh) dari kabin airspace – menyediakan suasana penerbangan santai dan menyenangkan, sehingga serta menghadirkan kenyamanan kabin paling senyap di kelasnya.
  3. Desain baru kompartemen bagasi kabin (overhead bin) yang memungkinkan lebih mudah mengatur dan menyimpan banyak barang bawaan.
  4. Airbus 330-300CEO mempunyai fitur utama dari hiburan selama perjalanan (inflight entertainment) berupa audio video di setiap kursi,
  5. Pemilihan dan pengoperasian Airbus 330-900NEO menjadi bagian dari langkah strategis Lion Air guna mendukung tren perjalanan udara jarak jauh (long haul) berkesan sejalan menjawab dinamika kebutuhan permintaan pasar angkutan udara.
  6. Seluruh armada dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat. HEPA filter membantu menjaga kebersihan udara di dalam kabin dan menyaring lebih dari 99,9% jenis virus, kuman, serangga dan bakteri. Udara di dalam kabin pesawat diperbarui setiap 2-3 menit, sehingga lebih segar. Untuk udara dari toilet (lavatory) dan dapur (galley) langsung dialirkan ke luar pesawat.
  7. Mampu terbang jarak jauh dengan durasi waktu lebih dari 15 jam.
  8. Pesawat ini memiliki keunggulan di kelasnya dalam upaya meningkatkan kinerja operasional, telah dibekali perangkat modern serta tingkat keandalan antara lain menurunkan biaya operasi didukung teknologi generasi baru A350 XWB terlihat dari lekukan ujung sayap (sharklets) rentang hingga 64 meter.
  9. 25% lebih efisien rasio penggunaan bahan bakar.
  10. Mesin generasi terbaru, lebih senyap (tidak bising).
  11. Aerodinamis, karena menggunakan bahan komposit terbaru
  12. Perangkat dan sistem baru – teknologi kokpit WI-FI Tablet EFB – layar head-up ganda dalam mengutamakan tingkat keselamatan dan keamanan penerbangan serta common type rating (lisensi pilot yang sama).
  13. Pesawat mampu beroperasi di BIJB Kertajati. Bandar udara penghubung di Jawa Barat ini memiliki infrastruktur dan kawasan bandar udara dengan panjang landas pacu (runway) 3.000 meter x 60 meter.
Baca Juga:  Bukan Untuk Mudik, Ini Kriteria Penumpang Yang Bisa Keluar Daerah Saat Pandemi Covid-19
Baca Juga:  dr. Tirta; Perjalanan Spiritual dari Ateis hingga Muslim

Danang juga menyampaikan bahwa Lion Air menyampaikan selamat menjalankan ibadah umroh kepada para jamaah, semoga berjalan lancar.

“Lion Air mengucapkan terima kasih atas dukungan serta koordinasi dari regulator, pengelola BIJB Kertajati – PT Angkasa Pura II, pengelola bandar udara di Arab Saudi, pengatur lalu lintas udara – AirNav Indonesia, mitra perjalanan (tour and travel) pihak terkait dalam mempersiapkan dan mendukung kelancaran jamaah umroh ketika melakukan penerbangan,” tutupnya. (red)

Tinggalkan Balasan

banner 728x90