Farhat Abbas Tuding Ketua KPU Melecehkan Hasnaeni

SUARADEWAN.com – Ketua Umum Partai Pandai yang juga kuasa hukum Gerakan Melawan Political Genocide (GMPG) Farhat Abbas mengatakan telah melaporkan Hasyim Asy’ari kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Farhat Abbas melaporkan dugaan pelecehan seksual telah dilakukan oleh Hasyim Asy’ari kepada Mischa Hasnaeni Moein atau yang sering menyebut dirinya dengan julukan ‘Wanita Emas’.

“Ketua KPU telah melakukan pelecehan seksual berulang kali pada dirinya (Hasnaeni). Perilaku amoral dan bejat ini menggambarkan begitu rendahnya moralitas Ketua KPU,” kata Farhat Abbas seperti dikutip dalam Tempo, pada 25 Desember 2022.

Farhat Abbas juga mengirimkan bukti berupa percakapan whatsapp antara Hasyim Asy’ari dengan Hasnaeni dan kronologi dugaan pelecehan seksual yang dialami Hasnaeni.

Hasyim Asy’ari dalam meluluskan verifikasi administrasi Partai Republik Satu, yang diketuai oleh Hasnaeni, diduga menyalahgunakan kewenangannya atas infrastruktur dan suprastruktur dalam KPU.

“Karena itu kami menduga kuat, pemilu 2024 sudah diatur sejak proses tahapan hingga nanti pada saat Pemilu. KPU lah yang menentukan siapa dan partai apa yang menang, dan suara rakyat menjadi mainan,” ungkap Farhat Abbas.

Menanggapi dugaan pelecehan seksual dilakukan oleh dirinya, Hasyim Asy’ari hanya mengatakan akan mengikuti proses pengaduan di DKPP.

“Saya mengikuti proses pengaduan di DKPP tersebut,” jelas Hasyim.

Adapun GMPG merupakan gabungan dari 9 partai yang tak lulus verifikasi Pemilu.

Anggotanya adalah Partai Masyumi, Partai Perkasa, Partai Pandai, Partai Reformasi, Partai Pemersatu Bangsa, Partai Kedaulatan, Partai Republik Satu, Partai Prima, dan Partai Berkarya. ***

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90