Filep Karma Mangkat, Bintang Kejora Masih Berkibar

Prosesi pemakaman Filep Karma disertai semangat Papua merdeka yang belum luntur.

SUARADEWAN.COM — Filep Karma, aktivis kemerdekaan Papua, dikabarkan meninggal pada 1 November 2022. Jenazahnya ditemukan warga di tepi pantai Base G, Jayapura, Papua pada pagi hari. Saat ditemukan, ia masih memakai pakaian selam.

Dugaan tenggelam masih dipastikan dengan autopsi yang akan dilakukan di bawah koordinasi Polresta Jayapura dan keluarganya.

Filep Karma, atau Filep Jacob Samuel Karma, lahir di Biak tanggal 15 Agustus 1959. Ia sempat mengenyam pendidikan di Filipina pasca kejatuhan Ferdinand Marcos. Saat itu ia terkesan dengan hak asasi manusia yang sangat dihormati di sana, dan hal ini sangat berpengaruh pada pendiriannya ketika pulang ke tanah air saat krisis melanda Mei tahun 1998.

Baca Juga:  Anggaran Pengamanan Pilkada Serentak Belum Cair

Sejak itu ia bertekad bulat memperjuangkan kemerdekaan Papua. Pada 2 Juli 1998 ia menaikkan bendera Bintang Kejora di menara air Puskesmas Biak Kota bersama beberapa warga. Mereka bertahan di sana selama empat hari hingga terjadi peristiwa Biak Berdarah pada 6 Juli 1998.

Dalam catatan KontraS, terdapat 32 orang yang meninggal secara misterius, sementara 8 orang lain dinyatakan meninggal dan Filep Karma tertembak peluru karet di kaki. Ia kemudian ditahan hingga 20 November 1999.

1 Desember 2004, Filep Karma melakukan pengibaran kembali di Abepura, Jayapura, dan ditahan hingga 19 November 2015. Dan pada Desember 2021 lalu ia sempat dinyatakan hilang di tengah gelombang laut Teluk Humboldt di Pantai Base G, tetapi ditemukan selamat oleh warga.

Baca Juga:  Aksi Massa di Makorem Jayapura, Kapendam Cendrawasih: Mereka Salah Paham

Selain sebagai aktivis kemerdekaan Papua, yang disebut sebagai makar, di lain pihak Filep Karma juga menuai simpati sebagai pejuang kemanusiaan dan kesetaraan. Berbagai ucapan duka bermunculan, diantaranya dari akun instagram @jaringangusdurian dan Kementerian Luar Negeri.

Sedangkan akun twiter @VeronicaKoman menayangkan video dan foto seputar proses pengantaran jenazah hingga pemakaman yang diiringi banyak warga dan bendera Bintang Kejora. (*)

Tinggalkan Balasan

banner 728x90