HomeDPD RI

Formappi Prihatin Atas Konflik Pimpinan DPD

Formappi Prihatin Atas Konflik Pimpinan DPD

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menyatakan prihatin atas konflik yang sedang menimpa pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh koordinator Formappi Sebastian Salang dalam diskusi tentang DPD. Menurutnya, DPD yang merupakan lembaga perwakilan seharusnya menjadi penyerap aspirasi daerah. Mengingat masih banyak daerah di Indonesia yang tertinggal, terutama dalam hal perekonomian.

“Konflik ini nggak terkait langsung dengan masyarakat bawah,” kata Salang di Kantor Formappi, Matraman, Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Justru sebaliknya, tegas Salang, konflik yang terjadi di DPD ini adalah semata-mata persoalan kekuasaan. Bukan konflik ataupun perseteruan yang berhubungan dengan masyarakat bawah. Pun idealnya, DPD dalam bayangan masyarakat dipenuhi oleh negarawan, yang mampu berpikir praktis dan memberi solusi atas problem-problem kenegaraan khususnya persoalan di daerah.

Baca Juga:  Formappi Nobatkan DPR Periode 2014-2019 Sebagai Lembaga Berkinerja Paling Buruk

Baginya, konflik yang terjadi di DPD merupakan ancaman baru bagi bangsa ini. Terutama lembaga-lembaga yang memiliki semangat untuk memperbaiki kewenangannya. Selain itu, pimpinan DPD yang berasal dari unsur partai politik memang perlu mendapat perhatian khusus.

Pasalnya, hal ini memang sangat berpotensi melahirkan konflik kepentingan. Sebagaimana kita tahu DPD memiliki perbedaan kewenangan dengan lembaga lainnya, meskipun masih satu atap dengan DPR.

Baca Juga:  Penambahan 6 Kursi Pimpinan MPR Tidak Masuk Akal

“Makanya dipertegas untuk tidak boleh berpolitik. Ini malah sekarang orang parpol masuk dan membajak DPD. Lalu sekarang apa bedanya DPD dengan DPR?” pungkasnya.

Salang berharap lembaga DPD ke depan bisa segera pulih sebagai mestinya. Kita selaku pemerhati parlemen selalu siap mendukung dan mensupport seluruh kebijakan DPD selama itu berpihak pada daerah, bukan kepentingan segelintir orang apalgi kalau sampai melibatkan partai politik. (ms/si)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0