HomeDaerahTangerang Raya

Gandeng KPK Gelar Workshop, Pemkot Tangsel Bentuk Tunas Integritas

Gandeng KPK Gelar Workshop, Pemkot Tangsel Bentuk Tunas Integritas

TANGSEL, SUARADEWAN.com — Gandeng Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Workshop Komite Integritas di Aula Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan (Puspemkot Tangsel), Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, pada Rabu (01/11/2017).

Grup Head Kementerian Lembaga Organisasi BUMN dan Pemerintah Daerah (KLOP), Kedeputian pencegahan Lembaga KPK Ryan Utama, menuturkan, kegiatan yang berlangsung hinggal tanggal 2 November mendatang ini merupakan, workshop penyusunan panduan pembangunan budaya integritas.

“Kegiatan ini sebagai kelanjutan dari workshop tunas sistem dan komite integritas yang dilakukan pada bulan Mei 2017. Kita akan menyusun panduan yang akan dilanjutkan oleh kota Tangsel,” ujar Ryan Utama saat ditemui disela-sela kegiatan.

Baca Juga:  Gelar Doa Bersama, Sejumlah Staf Kelurahan Berderai Air Mata

Program ini pun, salah satu usaha strategi yang dilakukan oleh Lembaga KPK dalam membangun pencegahan praktik korupsi dikalangan pejabat. Oleh karena itu yang hadir dalam kegiatan ini, adalah kalangan eksekutif dan legislatif.

“Untuk mencegahnya pun perlu dibangun budaya integritas tinggi,” paparnya.

Sejumlah aparatur pemerintahan Kota Tangsel saat mengikuti Workshop Komite Integritas, Rabu 1/11.

Oleh sebab itu, pihaknya akan mendorong kegiatan Workshop Komite Integritas, menjadi panduan sebagai naskah akademik guna dijadikan regulasi.

“Panduan ini mengungkapkan bagaimana membangun sistem integritas dan membuat skala ukuran integritas. Semangat pembelajaran sangat penting karena hal ini membutuhkan proses dan waktu,” tukasnya.

Baca Juga:  DBPR Kota Tangsel Gelar Bimtek Penyusunan Peta Tematik Kelurahan di Kecamatan Setu

Ditempat yang sama, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie menerangkan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tunas integritas dan kali ini sudah memasuki tahap berikutnya, yakni dalam rangka pembentukan tunas integritas.

“Tunas integritas ini merupakan moto penggerak untuk memperbaiki sistem di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hasil kajian dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) atas daya ungkitnya lebih cepat dibandingkan jika dari bawah. Semua kepala OPD termasuk Camat akan membangun integritas,” jelasnya.

Seperti diketahui, manfaat jangka panjang dari kegiatan ini nantinya akan dibentuk sistem integritas dengan meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan, menangkal KKN, dan dengan ini paling tidak bisa mencegah resiko praktik-praktik korupsi. Minimal mereka akan berani mengatakan tidak untuk korupsi. (fn)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: