HomeDPR RI

Geram dengan Ancaman Mendagri terkait RUU Pemilu, Fadli Zon: Hati-Hati Kalau Bicara

Geram dengan Ancaman Mendagri terkait RUU Pemilu, Fadli Zon: Hati-Hati Kalau Bicara

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon tampak geram dengan sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo terkait pembahasan RUU Pemilu. Fadli merasa tak diberi ruang untuk musyawarah mufakat.

Apalagi ada sikap dari Mendagri yang menyatakan akan menarik diri dari pembahasan apabila usulan penggunaan sistem Presidential Threshold yang lama tidak disetujui, yang itu berarti bahwa sistem lama yang akan digunakan.

“Mau mencabut terus kembali ke Undang-undang lama? Undang-undang lama itu dengan sendirinya sudah batal karena sudah ada keputusan Mahkamah Konstitusi yang mengatakan pemilu harus serentak,” ujar Fadli di kantor DPP Gerindra, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2017).

Baca Juga:  Hari Ini Mendagri Lantik Plt Gubernur DKI Jakarta

“Jadi, jangan bikin masalah baru lah. Pada Mendagri juga harus hati-hati bicara, jangan bikin masalah baru,” sambungnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Mendagri mengancam akan menarik diri dari pembahasan tersebut jika ambang batas pencalonan presiden (Presidential Threshold) yang lama tidak disetujui.

Baca Juga:  Mendagri: Uji Kelayakan Komisioner KPU-Bawaslu Harus Selesai Sebelum 12 April

Pemerintah tampak ngotot mempertahankan sistem lama tersebut untuk digunakan dalam Pilpres 2019 ke depan, di mana partai politik atau gabungan partai politik harus mengantongi 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional untuk dapat mengusung calon presiden dan wakil presiden.

Di kalangan fraksi di DPR sendiri, pandangan tentang ini masih beragam. Ada yang menginginkan Presidential Threshold 0 (nol) persen, 10-15 persen, dan lain sebagainya. (ms)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: