HomeDaerahJabodetabek

Gila! Transaksi Narkoba di Bogor Mencapai Rp 1,5 Milyar perhari

Gila! Transaksi Narkoba di Bogor Mencapai Rp 1,5 Milyar perhari

BOGOR, SUARADEWAN.com – Bisnis narkoba sepertinya memang menjanjikan bagi sebagian orang. Pasalnya, barang haram tersebut dinilai bisa menjanjikan keuntungan besar bagi para pedagangnya.

Salah satu daerah tempat bisnis haram itu merajalela adalah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nilai transaksi narkoba disana diketahui mencapai angka yang fantastis yakni hingga Rp 1,5 Miliar rupiah per-harinya.

Melihat nilai angka transaksi ini tidak heran jika Kabupaten Bogor ditetapkan sebagai peringkat kedua tertinggi setelah kota Bandung dalam hal peredaran narkotika di wilayah Jawa Barat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor, Nugraha Setya Budhi, Selasa (11/7).

Baca Juga:  Bandar Sabu Jaringan Lapas Tarakan Berhasil Dibekuk

“Bogor berada diurutan kedua tertinggi se-Jawa Barat setelah Bandung,” kata Nugraha.

Berdasarkan penjelasan Nugraha, diketahui para pedagang barang haram ternyata itu tidak hanya menyasar orang dewasa sebagai pangsa pasarnya, melainkan juga menjerumuskan anak muda termasuk pelajar untuk menjadi konsumennya. Bahkan dari sekitar 34 juta penduduk Jawa Barat, sekitar 2,4% diantaranya atau sekitar 800 ribu jiwa sudah terdeteksi positif sebagai pengguna narkoba.

Ditambahkan Nugraha, sejak 2014 hingga sekarang pengguna narkoba di Bogor cenderung mengalami peningkatan, dan yang banyak terlibat dalam kasus narkoba ini adalah para pelajar dan mahasiswa.

Baca Juga:  Begini Kronologis Penangkapan Bandar Narkoba di Diskotek Illegals

“Bogor masih mengkhawatirkan. Karena penggunanya berada diusia produktif antara 15 hingga 50 tahun,” ungkap Nugraha.

Nugraha mengakui pihaknya masih mengalami kesulitan dalam mengantisipasi, menanggulangi, dan memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Bogor. Salah satu alasannya adalah karena para orang tua atau keluarga korban malu untuk melaporkan anggota keluarganya yang menggunakan narkoba.

Padahal, menurut Nugraha, jika mereka segera melaporkan ada anggota keluarganya yang menggunakan narkoba pada BNN, maka BNN bisa bergerak cepat untuk membantu dan merehabilitasi untuk penyembuhan korban. (za)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: