Hankam  

GP Ansor : Melawan Kelompok Radikal Bukan Soal Agama Tetapi Menjaga Kedaulatan

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Gerakan Pemuda (GP) Ansor meminta pemerintah untuk tegas menindak kelompok radikal yang membahayakan harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara. Serta tidak perlu ragu apalagi takut untuk menghadapi kelompok tersebut.

“Radikalisme ini bukan hanya ancaman bagi satu kelompok tapi seluruh warga negara bahkan peradaban umat manusia. Tidak boleh ada pembiaran,” kata ketua GP Ansor, Yaqut Cholol Qoumas, Senin (1/5).

Baca Juga:  Teroris Penyerang Mapolda Sumut Ternyata Simpatisan ISIS, Pernah di Suriah Selama 6 Bulan

Yaqut mencontohkan negara dan peradaban yang hancur lebur itu seperti di Suriah yang digempur oleh ISIS dan Yaman yang digempur oleh Arab Saudi berserta sekutunya.

Ia berharap kejadian seperti itu tidak akan pernah terjadi di Indonesia. Selain itu Ia juga mengapresiasi langkah-langkah polisi di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam menangani gerakan radikal.

Baca Juga:  Wujudkan Kemandirian Pertahanan, TNI AU: Kami Butuh Helikopter

Yaqut menambahkan, pemerintah dan petugas tidak perlu takut dengan isu agama ketika ingin mengatasi kelompok radikal di Indonesia, sebab hal itu dilakukan memang demi menjaga kedaulatan bangsa dan negara.

“Misalnya ketakutan dianggap menekan satu agama tertentu misalnya. Karena melawan kelompok-kelompok radikal itu bukan soal agama tetapi menjaga kedaulatan,” tukas Yaqut. (ZA/trb)

Tinggalkan Balasan

banner 728x90