Greenpeace: Nuklir, Solusi Palsu dalam RUU Energi Terbarukan

Foto: Istimewa

SUARADEWAN.com – Kepala Greenpeace Indonesia, Leonard Simanjuntak, mengatakan dalam laporan tertulis bahwa terdapat solusi palsu dalam RUU Energi Terbarukan (EBT).

Hal tersebut dikatakannya dalam kilas balik Greenpeace Indonesia 2022 pada akhir Desember lalu.

Salah satu yang diajukan daam RUU EBT adalah penggunaan nuklir.

Padahal alih-alih menjadi solusi untuk mengurangi emisi karbon, penggunaan nuklir justru dapat menghadirkan bencana lingkungan yang lebih besar bagi bumi dan masyarakat.

Leonard Simanjuntak juga mengatakan Greenpeaace Indonesia telah mengkritisi G20 terkait transisi energi yang harus bersifat cepat dan adil.

Hal ini penting agar transisi bisnis batu bara ke energi terbarukan jangan sampai dikuasai oleh oligarki yang sama.

“Ini adalah dekade yang sangat menentukan bagi kita. Isu lingkungan dan iklim harus menjadi electoral issues pada pemilu 2024 nanti. Mengingat isu lingkungan dan iklim akan menentukan hajat hidup setiap makhluk hidup di masa depan,” kata Leonard.

Dalam kilas balik Greenpeace tersebut, Leonard mengatakan bahwa tahun 2022 pihaknya berjuang juga untuk adanya regulasi perlindungan bagi awak kapal, penurunan polusi udara perkotaan, dan pengakuan terhadap hutan adat yang pro masyarakat adat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90