Greta Thunberg Pesimis Terhadap COP27

SUARADEWAN.com – Greta Thunberg, aktivis iklim, mengatakan ketidakpercayaannya pada COP27 yang diadakan oleh para pemimpin dunia demi perubahan iklim.

Aktivis yang dikenal sangat efektif dalam menularkan kepeduliannya tersebut mengungkapkan pendapatnya saat melaunching bukunya, The Climate Book, pada 30 Oktober 2022.

Greta mengatakan bahwa ia melihat COP27 sebagai ajang bagi para penguasa untuk menumbuhkan rasa percaya dan simpati terhadap upaya greenwashing yang mereka lakukan.

“Saya tidak akan menghadiri COP27 karena berbagai alasan. Tetapi ruang bagi masyarakat sipil tahun ini sangat terbatas,” ujarnya.

Hal itu dikatakannya karena masyarakat sipil masih harus berhati-hati dengan kondisi pasca pandemi.

COP27 adalah konferensi ke-27 PBB tentang perubahan iklim. Konferensi ini diadakan di kota resor Laut Merah Sharm el-Sheikh pada 6 November 2022.

“COPs terutama digunakan sebagai kesempatan bagi para pemimpin dan orang-orang yang berkuasa untuk mendapatkan perhatian, menggunakan berbagai jenis greenwashing,” ujar Greta.

Konferensi COP, tambahnya, tidak benar-benar dimaksudkan untuk mengubah keseluruhan sistem demi perubahan iklim positif, tapi mendorong kemajuan bertahap.

“Jadi, COP tidak benar-benar bekerja, kecuali tentu saja kita menggunakannya sebagai kesempatan untuk memobilisasi,” jelas Thunberg.

Greenwashing adalah istilah yang mengacu pada kegiatan pencitraan agar sebuah perusahaan dikenal ramah lingkungan. Padahal seringkali yang terjadi adalah sebaliknya, perusahaan bisa saja membuang limbah beracun tanpa peduli akibatnya.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90