HomeInternasionalTimur Tengah

Hampir Bersamaan, Teroris Serang Gedung Parlemen Iran dan Makam Ayatollah Khomeini

Hampir Bersamaan, Teroris Serang Gedung Parlemen Iran dan Makam Ayatollah Khomeini

TEHERAN, SUARADEWAN.com – Dua insiden terjadi hampir bersamaan di ibu kota Iran, Teheran. Insiden pertama adalah penembakan di gedung parlemen Iran, yang diikuti kemudian oleh bom bunuh diri di kompleks makam Ayatollah Khomeini pada Rabu (7/6), kejadian tersebut menewaskan setidaknya 12 orang, beberapa lainnya luka-luka.

Kelompok ekstrimis Negara Islam Irak Suriah atau ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan di Gedung Perlemen dan makam tokoh revolusioner Iran tersebut. Klaim tersebut diumumkan melalui media forum online kelompok ekstrimis itu. Jika asli, klaim tersebut menandai serangan pertama kelompok tersebut terhadap Iran.

Baca Juga:  Mulai Pulih, Iran Bersiap Buka Beberapa Masjid dan Longgarkan Aktivitas Warga

“Pejuang dari Negara Islam (ISIS) menyerang makam Khomeini dan gedung parlemen di Teheran,” kata media Amaq, mengutip sebuah “sumber keamanan” seperti dilansir dari Al Jazeera, Rabu (7/6/2017).

AFP/Getty Images. Makam Ayatollah Khomeini di selatan Teheran

Serangan di makam Khomeini secara simbolis menarik perhatian. Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Khomeini adalah tokoh yang menjulang tinggi di negara ini dan merupakan pemimpin revolusionernya dalam penggulingan Dinasti Shah Iran pada 1979.

Dalam pernyataannya, Kepala Departemen Urusan Darurat Iran, Pir-Hossein Kolivand, seperti dilansir televisi nasional IRIB menyebut total 12 orang tewas dalam serangan di dua lokasi tersebut. Tidak diketahui pasti jumlah korban tewas di masing-masing lokasi serangan.

Baca Juga:  Jerussalem Post: Iran Mimpi Pimpin Dunia Islam dan Akan Terwujud

Puluhan orang lainya luka-luka dalam dua serangan, yang disebut otoritas Iran, didalangi kelompok teroris ini. Dalam pernyataan via kantor berita AMAQ, kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) telah mengklaim bertanggung jawab atas dua serangan itu

Wartawan BBC seksi bahasa Persia, Jenny Norton, mengatakan bahwa serangan ini sangat mengejutkan warga, yang telah terbiasa hidup damai.

Iran relatif lebih stabil, dari sisi keamanan, dari negara-negara tetangga. (ZR)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0