HomeDPR RI

Hanya Demokrat yang Tolak Calon Komisioner KPPU

Hanya Demokrat yang Tolak Calon Komisioner KPPU

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Anggota Komisi VI Fraksi Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir mengatakan hanya Fraksi Partai Demokrat yang mempersoalkan usulan 18 calon nama komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Sementara seluruh fraksi sudah sepakat nama-nama yang disodorkan pemerintah.

“Yang mempertanyakan kan dari salah satu pimpinan (komisi VI) dari Partai Demokrat tentang proses seleksinya,” kata Inas. Menurut Inas, soal usulan 18 nama yang diajukan pemerintah melalui tim panitia seleksi tak ada masalah. Karena, usulan nama-nama tersebut adalah domain Presiden Joko Widodo, Jumat (2/3).

Baca Juga:  Partai Demokrat Siapkan Kejutan di Rapimnas 2018

“Hanya perbedaan pandangan antar fraksi, salah satunya Demokrat yaitu ada yang belum jelas soal seleksi komisioner KPPU sehingga perlu di perdalam,” jelas Inas. Komisi VI segera menjadwalkan tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 18 nama calon Komisioner KPPU. Ia yakin tak ada lagi perdebatan antar-fraksi soal komposisi nama-nama yang diusulkan pemerintah.

“Sepemahaman dan sepengetahuan saya, fraksi lain enggak masalah. Hanura enggak ada masalah,” jelasnya. Seperti diketahui, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Informasi Johan Budi menjelaskan, perpanjangan masa jabatan Komisioner KPPU selama dua bulan merupakan perpanjangan kedua yang dilakukan Presiden Jokowi terkait masa jabatan Komisioner KPPU periode 2012-2017.

Baca Juga:  Sekjen PD Sebut Nama AHY Terlalu Besar untuk Kampanyekan Salah Satu Paslon

Perpanjangan pertama dilakukan selama dua bulan yaitu pada 27 Desember 2017 sampai 27 Februari 2018 dan kemudian dikeluarkan Keppres Perpanjangan Kedua, yaitu pada 27 Februari 2018 sampai 27 April 2018. Masa jabatan Komisioner KPPU sudah berakhir pada 27 Desember 2017, namun DPR belum melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) nama-nama yang diajukan oleh Panitia Seleksi Komisioner KPPU. (af)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: